Video: Kolaborasi K/L Pangkas Impor Pangan -Ajak Anak Muda Jadi Petani
Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam rangka memperingati Hari Pangan Nasional, CNBC Indonesia menyelenggarakan Special Program World Food Day dengan tema "Inovasi untuk Kedaulatan Pangan Indonesia" untuk mengupas langkah-langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Kementerian Pertanian terus mendorong produksi pangan pangan nasional mencapai swasembada sekaligus memangkas angka impor pangan, dimana melalui Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi, Kementan berperan memastikan kemandirian benih sekaligus mendorong komoditas prioritas yakni padi, jagung dan kedelai serta penerapan teknologi budidaya dan pasca panen.
Sementara Kemenko Pangan mendorong minat petani muda untuk berperan dalam sektor pangan, dimana menurut Deputi II Kemenko Pangan, Widiastuti mencatat saat ini 70% petani sudah berusia tua sehingga diperlukan regenerasi baru.
Oleh karena itu pemerintah melakukan 3 strategi menarik minat penai mudah yakni penggunaan teknologi modern hingga memberikan daya Tarik keuntungan sektor pertanian
Dari sisi penguatan distribusi pangan, Rumah Tani mengembangkan jaringan rumah sayur yang bisa mencapai 100 titik pada tahun 2028. Direktur Utama Rumah Tani, Bahtiar menyebutkan Rumah Sayur berperan dalam menyerap produksi petani sayur bisa dihubungkan langsung ke pembeli sehingga menjadi model tokoh sayur modern dengan Harga bersaing.
Selengkapnya simak Dialog Shania Alatas dengan Deputi II Kemenko Pangan, Widiastuti serta Direktur Utama Rumah Tani, Bahtiar dan Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi, Amin Nur dalam World Food Day, CNBC Indonesia (Jum'at, 30/10/2026)