FOTO Internasional

Tragedi Kereta Cepat Spanyol Picu Demo, Massa Desak Pemerintah Mundur

Reuters, CNBC Indonesia
Jumat, 30/10/2026 05:00 WIB

Bentrokan kelompok sayap kanan dan polisi pecah di Madrid usai kecelakaan kereta yang tewaskan 68 orang, tuntutan pemerintah mundur.

1/5 Kelompok sayap kanan dan polisi saling berhadapan di luar Kementerian Transportasi Spanyol dalam sebuah demonstrasi yang menuntut pengunduran diri pemerintah, menyusul kecelakaan kereta berkecepatan tinggi yang mengakibatkan sejumlah korban di Madrid, Spanyol, pada 28 Oktober 2026. (REUTERS/Juan Barbosa)

Kelompok sayap kanan terlibat bentrokan dengan polisi di Madrid, Spanyol, pada Rabu (28/10/2026). Aksi tersebut digelar untuk menuntut pengunduran diri pemerintah setelah kecelakaan kereta cepat yang menewaskan sedikitnya 68 orang. (REUTERS/Juan Barbosa)

2/5 Kelompok sayap kanan dan polisi saling berhadapan di luar Kementerian Transportasi Spanyol dalam sebuah demonstrasi yang menuntut pengunduran diri pemerintah, menyusul kecelakaan kereta berkecepatan tinggi yang mengakibatkan sejumlah korban di Madrid, Spanyol, pada 28 Oktober 2026. (REUTERS/Juan Barbosa)

Sekitar 500 demonstran berkumpul di depan Kementerian Transportasi Spanyol. Sejumlah peserta aksi melemparkan botol dan suar ke arah polisi. Petugas kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang memenuhi jalan. (REUTERS/Juan Barbosa)

3/5 Kelompok sayap kanan dan polisi saling berhadapan di luar Kementerian Transportasi Spanyol dalam sebuah demonstrasi yang menuntut pengunduran diri pemerintah, menyusul kecelakaan kereta berkecepatan tinggi yang mengakibatkan sejumlah korban di Madrid, Spanyol, pada 28 Oktober 2026. (REUTERS/Juan Barbosa)

Pihak berwenang melaporkan tidak ada korban luka maupun penangkapan dalam bentrokan tersebut. Kecelakaan kereta terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat, ketika sebuah kereta ekspres berkecepatan tinggi menabrak kereta yang sedang berhenti. (REUTERS/Juan Barbosa)

4/5 Kelompok sayap kanan dan polisi saling berhadapan di luar Kementerian Transportasi Spanyol dalam sebuah demonstrasi yang menuntut pengunduran diri pemerintah, menyusul kecelakaan kereta berkecepatan tinggi yang mengakibatkan sejumlah korban di Madrid, Spanyol, pada 28 Oktober 2026. (REUTERS/Juan Barbosa)

Insiden tersebut menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa sejak anjloknya kereta di Santiago de Compostela, Spanyol, pada 2013 yang menewaskan 80 orang. (REUTERS/Juan Barbosa)

5/5 Kelompok sayap kanan dan polisi saling berhadapan di luar Kementerian Transportasi Spanyol dalam sebuah demonstrasi yang menuntut pengunduran diri pemerintah, menyusul kecelakaan kereta berkecepatan tinggi yang mengakibatkan sejumlah korban di Madrid, Spanyol, pada 28 Oktober 2026. (REUTERS/Juan Barbosa)

Tragedi ini juga terjadi setelah kecelakaan fatal pada Januari lalu yang melibatkan kereta cepat dari operator yang sama di jalur tersebut. Insiden Januari itu menewaskan 46 orang. (REUTERS/Juan Barbosa)