5 Photos
Gagal Nyalip, Bus Rombongan Pelayat Ringsek Dihantam Truk-24 Tewas
Kecelakaan bus dan truk di Kenya menewaskan 24 orang. Bus rombongan pelayat itu terguling setelah diduga mencoba mendahului kendaraan.
Sejumlah orang berdiri di samping bus yang terlibat dalam kecelakaan maut di kantor polisi Mtito Andei, wilayah Makueni, Kenya, Minggu (25/10/2026). Insiden di Jalan Raya Nairobi-Mombasa tersebut menewaskan 24 orang setelah bus milik Power of the Word Church yang membawa rombongan pelayat bertabrakan dengan truk pengangkut material di dekat Mtito Andei. (REUTERS/Stringer)
Bus tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Lugari, wilayah Kenya bagian barat, menuju Mombasa di pesisir. Para penumpang sebelumnya menghadiri pemakaman seorang uskup dan tengah dalam perjalanan pulang. (Tangkapan Layar Video Reuters/TV47/REUTERS)
Polisi mengatakan bus sempat berhenti sebentar di Mtito Andei setelah melakukan perjalanan sepanjang malam. Sekitar 10 kilometer dari kota tersebut, pengemudi diduga mencoba mendahului sejumlah kendaraan sebelum berhadapan dengan truk dari arah berlawanan. (Tangkapan Layar Video Reuters/TV47/REUTERS)
Komandan Lalu Lintas Kenya, Benjamin Mwanthi, mengatakan pengemudi bus diduga berusaha menghindari tabrakan langsung dengan membelokkan kendaraan ke luar jalan. Namun, bus kehilangan kendali dan terguling. Truk tersebut kemudian menabrak bus hingga sebagian badan kendaraan rusak parah dan puing-puing berserakan di jalan raya. (Tangkapan Layar Video Reuters/TV47/REUTERS)
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa pengemudi truk tewas di tempat dan total 24 orang telah dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, keluarga korban mendatangi Rumah Sakit Sub-Kabupaten Mtito Andei untuk mencari informasi mengenai kerabat mereka yang berada di dalam bus. (Tangkapan Layar Video Reuters/TV47/REUTERS)
Pendeta Spencier Mudave, salah satu korban selamat, mengatakan kehilangan saudara perempuan dan suaminya dalam kecelakaan tersebut. Ia juga bepergian bersama keempat anaknya, tetapi baru mendapat informasi mengenai keberadaan dua anaknya. Bus terlihat hancur akibat benturan, dengan sejumlah kursi terlepas dan badan kendaraan terkoyak. Polisi mengimbau pengendara bersabar dan menghindari manuver menyalip berisiko untuk mencegah kecelakaan serupa. (Tangkapan Layar Video Reuters/TV47/REUTERS)