Angin kencang dan hujan deras melanda Taipei, Taiwan, pada Jumat (23/10/2026) malam saat Topan Champi mendekati wilayah tersebut.
Pohon tumbang akibat angin kencang yang dibawa oleh Topan Champi, di Taipei, Taiwan, Sabtu 24/10/2026. Angin kencang dan hujan deras melanda Taipei, Taiwan, pada Jumat (23/10/2026) malam saat Topan Champi mendekati wilayah tersebut. REUTERS/Ann Wang
Badai ini memicu gangguan listrik dan mendorong ribuan warga dievakuasi dari kawasan pegunungan. REUTERS/Ann Wang
Dilansir Reuters, pemerintah Taiwan melaporkan 1 orang meninggal dunia dan lebih dari 500 orang luka luka, menumbangkan pohon dan memutus aliran listrik. REUTERS/Ann Wang
Selain itu, sebanyak 2.639 orang telah dievakuasi dari kawasan pegunungan untuk mengantisipasi risiko cuaca ekstrem. REUTERS/Ann Wang
Gangguan juga terjadi pada pasokan listrik. Perusahaan listrik Taiwan, Taipower, melaporkan lebih dari 77.000 rumah sempat kehilangan aliran listrik akibat terjangan badai. REUTERS/Ann Wang
Namun, pasokan listrik telah dipulihkan di sebagian besar rumah yang terdampak. REUTERS/Ann Wang
Badan meteorologi Taiwan memperkirakan radius badai mencapai sekitar 320 kilometer atau 200 mil, cukup luas untuk mencakup sebagian besar wilayah Taiwan. REUTERS/Ann Wang
Para ahli cuaca juga memperingatkan dampak Topan Champi dapat berlangsung hingga hampir dua hari, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap angin kencang dan hujan lebat. REUTERS/Ann Wang