6 Photos
Kota Penuh Lautan Manusia, Mahasiswa Siap "Gulingkan" Pemerintahan
Ribuan pendukung mahasiswa Serbia menghadiri kampanye terakhir Students Win di Belgrade menjelang pemilu 25 Oktober, menantang dominasi Presiden Vucic.
Ribuan pendukung gerakan mahasiswa Serbia menghadiri kampanye terakhir daftar kandidat Students Win di pusat Kota Belgrade, Kamis (22/10/2026). Mereka meneriakkan slogan, bernyanyi, serta mengibarkan bendera Serbia dan menyalakan suar menjelang pemilu yang digelar pada Minggu (25/10/2027). (REUTERS/Marko Djurica)
Pemilu tersebut menjadi tantangan politik bagi pemimpin veteran Aleksandar Vucic yang partainya telah berkuasa selama 12 tahun. Gerakan mahasiswa yang menggelar aksi protes sejak 2024 kini mengajukan 250 kandidat untuk bersaing dalam pemilu. (REUTERS/Djordje Kojadinovic)
Gerakan tersebut berkembang setelah runtuhnya kanopi stasiun kereta di Novi Sad pada 2024 yang menewaskan 16 orang. Peristiwa itu memicu gelombang demonstrasi mahasiswa yang menuntut perubahan dan menyoroti dugaan korupsi di Serbia. (REUTERS/Uros Arsic)
Salah satu pendukung Students Win, Natalija Vujisic, mengatakan dirinya ingin memperjuangkan masa depan negara agar anak-anaknya dapat hidup di lingkungan yang lebih baik dan bebas dari korupsi. Sementara itu, pendukung lainnya, Viktor Milenkovic, mengatakan aksi tersebut menjadi ajang untuk menunjukkan besarnya dukungan terhadap gerakan protes mahasiswa dan daftar kandidat yang mereka usung. (REUTERS/Djordje Kojadinovic)
Sebuah jajak pendapat yang dirilis pekan ini menunjukkan dukungan terhadap gerakan mahasiswa berada pada tingkat yang hampir seimbang dengan Partai Progresif Serbia (SNS), partai yang menjadi kekuatan politik utama pendukung Vucic. (REUTERS/Djordje Kojadinovic)
Pemilu Minggu mendatang menjadi momentum penting bagi gerakan mahasiswa untuk menguji dukungan publik melalui jalur politik, setelah selama ini menggalang massa melalui demonstrasi di berbagai wilayah Serbia. (REUTERS/Uros Arsic)