Keras! Prabowo Sebut Pembakar Hutan Adalah Teroris Lingkungan

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 21/10/2026 16:03 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026) menyinggung soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Prabowo menegaskan, bahwa karhutla terjadi karena ada campur tangan manusia.

Prabowo tak segan-segan mengatakan bahwa oknum-oknum yang sengaja membakar hutan tersebut adalah terorisme lingkungan.

Atas hal ini, Prabowo meminta kepada Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Kehutanan (Kemenhut), TNI hingga Intelijen untuk menyelidiki pelaku dari pembakar hutan tersebut.


"Karena ternyata banyak korporasi-korporasi yang ikut bertanggung jawab, rakyat juga menangkap oknum yang sengaja membakar dan bisa kita anggap ini terorisme lingkungan," tegas Prabowo.

Prabowo juga menekankan, bahwa pembakaran hutan secara sengaja merupakan tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan, karena membahayakan kesehatan jutaan masyarakat Indonesia. Makanya, untuk pemerintah Indonesia, hal ini tidak bisa dianggap remeh.

"Sekarang kita masif menangani itu, tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas, dan kali ini maaf kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja, kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak kita akan cabut semua izin perusahaan melanggar,"

"Dan bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan," tandas Prabowo.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Karhutla RI Hanguskan 1,9 Juta Ha, Mendekati Rekor 2015