10 Photos
ASN Sembunyi di Bawah Meja, Ada Apa di Kantor Wali Kota Jaksel?
ASN mengikuti simulasi gempa di Jakarta Selatan untuk melatih kesiapsiagaan dan prosedur evakuasi. Simulasi digelar di 112 sekolah dan 10 kantor pemerintahan.
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) melewati tangga darurat saat mengikuti simulasi kesiapsiagaan bencana di kantor Walikota Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi secara serentak untuk melatih kesiapsiagaan pegawai dan warga dalam menghadapi gempa bumi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPBD DKI Jakarta ini memberikan sosialisasi, teknik evakuasi mandiri, perlindungan diri dari gempa, dan pengenalan alat penanggulangan bencana. Kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Simulasi tersebut bukan sekadar latihan, tapi juga upaya agar masyarakat memahami cara melindungi diri ketika gempa terjadi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pantauan dilokasi, dalam simulasi tersebut seorang ASN yang sedang bekerja nampak berlindung di bawah meja. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sementara ASN lainnya terlihat berkumpul sambil diberikan arahan oleh petugas dari BPBD DKI Jakarta sambil melindungi kepala. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Walikota Jakarta Selatan Syafrin Liputo yang ikut berpartisipasi dalam simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi mengatakan, simulasi berjalan lancar dan pekerja sudah memahami prosedur evakuasi sejak sirine dibunyikan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta Selatan sendiri hari ini melaksanakan simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi di 112 sekolah dan 10 kantor pemerintahan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Melalui kegiatan ini, Pemprov DKI berharap masyarakat semakin memahami langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat saat terjadi gempa bumi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pemprov DKI juga mengajak masyarakat mengenali risiko bencana, memahami prosedur evakuasi, dan senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gempa bumi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)