Lapor ke Prabowo, Luhut Ungkap Subsidi Tak Akan ke Produk Lagi

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 21/10/2026 11:30 WIB
Foto: Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dalam Konferensi Pers Gerakan Nasional Perlinsos Digital dan Percepatan Piloting Perlinsos Digital. (Dok. DEN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto mengenai program sistem portal terpadu digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Program Perlinsos ini akan di launching pada 10 November 2026 ini.

Luhut menjabarkan, bahwa Pelrinsos ini akan memberikan keadilan kepada masyarakat Indonesia yang berhak untuk memberikan bantuan sosial dari pemerintah.

"Tadi ada kita laporkan mengenai Perlinsos yang akan di roll out atau di launching oleh Presiden pada tanggal 10 November. Karena Perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak untuk mendapat bantuan sosial dari pemerintah yang nanti akan diberikan dalam bentuk cash transfer," terang Luhut usai laporan ke Presiden Prabowo di Istana Negara, dikutip Selasa (21/10/2026).


Dengan adanya Perlinsos ini, ke depan pemerintah akan memutuskan bahwa subsidi tidak akan diberikan kepada produk lagi. Adapun saat ini, subsidi yang diberikan ke produk diantaranya adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti RON 90 atau Pertalite dan juga Solar Subsidi.

"Jadi pemerintah pada ujungnya tidak memberikan subsidi kepada produk lagi," tegas Luhut.

Berkaitan dengan BBM, Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto menjabarkan bahwa pihaknya menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa langkah pemerintah untuk menjaga harga BBM bersubsidi ini sudah tepat. "Terutama untuk menjaga daya beli masyarakat saat ini," terang Seto saat Konfrensi Pers di Istana Negara, dikutip Rabu (21/10/2026).

Tak sampai itu, DEN juga mendiskusikan beberapa strategi mengenai fiskal atas BBM bersubsidi yang bisa dilakukan oleh pemerintah, yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dibantu oleh Danantara untuk memastikan harga BBM bisa tetap terjaga sampai akhir tahun ini.

"Dan fiskalnya juga tetap sustainable, juga beberapa perbaikan-perbaikan jangka panjang yang bisa dilakukan tadi untuk kita bisa membuat subsidi energi ini bisa menjadi lebih tepat sasaran," tegas Seto.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Perlinsos Digital Bakal Diluncurkan pada 10 November 2026