9 Photos
Panen Zaitun Palestina Terusik, Pemukim Israel Rusak Rumah & Kendaraan
Serangan pemukim Israel di Tepi Barat meningkat selama panen zaitun. Yesh Din mencatat sedikitnya 170 insiden sejak 27 September.
Pemukim Israel berkeliaran di kebun zaitun milik warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (19/10/2026). Warga Palestina menuding pasukan Israel gagal melindungi mereka dari serangan selama panen zaitun tahunan. (REUTERS/Ammar Awad)
Di Deir Abu Mashal, seorang pria Palestina ditahan tentara Israel setelah berdebat mengenai akses ke lahan tempat ayahnya memanen zaitun. Sementara itu, warga Turmus Ayya menunjukkan kerusakan rumah akibat serangan yang mereka tuduhkan dilakukan pemukim, termasuk kaca pecah, batu berserakan, dan kendaraan yang terbakar. (REUTERS/Ammar Awad)
Warga menuduh pasukan Israel dan pemukim bekerja sama. Di Turmus Ayya, Mousa Hamayel mengatakan serangan terhadap rumahnya bertujuan mengusir warga Palestina dari tanah mereka. (REUTERS/Ammar Awad)
Hanan Hamayel, yang berada sendirian di rumah saat batu dilemparkan, mengaku ketakutan dan mempertanyakan peran tentara Israel dalam melindungi warga. (REUTERS/Ammar Awad)
Kelompok hak asasi manusia Israel, Yesh Din, mencatat sedikitnya 170 serangan pemukim terhadap warga Palestina sejak 27 September. Jurnalis, aktivis Israel, dan pengamat asing juga menjadi sasaran kekerasan di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional atas situasi di Tepi Barat. (REUTERS/Ammar Awad)
Kepolisian Israel pada Senin menyatakan telah menangkap 10 orang terkait insiden kekerasan selama akhir pekan, termasuk serangan terhadap Heidi Levine, jurnalis foto The Washington Post. Levine dirawat di rumah sakit dan menjalani operasi pada jarinya setelah diserang saat meliput panen zaitun pada Jumat. Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee menyambut penangkapan tersebut sebagai perkembangan positif dalam upaya menghukum para pelaku. (REUTERS/Ammar Awad)