Rumania menembak jatuh dua drone yang diduga buatan Rusia di perairan teritorialnya, di tengah meningkatnya ancaman keamanan di Laut Hitam.
Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu. Kementerian Pertahanan Rumania menyebut drone tersebut diduga merupakan model terbaru buatan Rusia yang memiliki kecepatan menyerupai pesawat tempur. (Romanian Ministry of National Defence/Handout via REUTERS)
Dilansir Reuters, Menteri Pertahanan Rumania Radu Miruta mengatakan pada Minggu (18/10/2026), kedua drone terbang dengan kecepatan sekitar 450 kilometer per jam. Karakteristik tersebut mengarah pada dugaan bahwa drone itu merupakan Geran-4 buatan Rusia yang menggunakan mesin turboprop. (Romanian Ministry of National Defence/Handout via REUTERS)
"Drone yang terbang tadi malam memiliki kecepatan 450 km/jam, yang membuat kami menduga bahwa itu adalah drone Geran-4 buatan Rusia dengan mesin turboprop," kata Miruta. Ia menambahkan, ini merupakan kali pertama Rumania menembak jatuh drone jenis tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/ROMANIAN DEFENSE MINISTRY)
Insiden itu terjadi beberapa hari setelah dua kapal tanker kimia terkena serangan drone di dekat pesisir Laut Hitam Rumania. Kedua kapal sedang berlabuh di dekat Kanal Sulina, jalur yang menghubungkan Sungai Donau dengan Laut Hitam dan menjadi salah satu rute ekspor Ukraina. (Tangkapan Layar Video Reuters/ROMANIAN DEFENSE MINISTRY)
Rumania, anggota NATO yang berbatasan dengan Ukraina sepanjang 614 kilometer, berulang kali melaporkan pelanggaran wilayah udaranya oleh drone Rusia sejak invasi skala penuh Moskow ke Ukraina pada 2022. Serangkaian insiden terbaru tersebut menyoroti risiko terhadap keamanan kawasan dan pelayaran komersial di sisi timur NATO. (Tangkapan Layar Video Reuters/ROMANIAN DEFENSE MINISTRY)