8 Photos
BBM dan Biaya Hidup Naik, Potret Ricuh Demo Rompi Kuning di Prancis
Aksi ini merupakan bagian dari unjuk rasa nasional yang digerakkan oleh kelompok "Rompi Kuning" (Yellow Vests).
Seorang pengunjuk rasa melemparkan sepeda ke atas mobil yang sedang terbakar dalam aksi demonstrasi di Paris, Prancis, Sabtu (17/10/2026). (REUTERS/Abdul Saboor)
Bentrokan pecah antara polisi dan pengunjuk rasa di Paris saat demonstrasi menentang tingginya biaya hidup dan kenaikan harga bahan bakar. (REUTERS/Manon Cruz)
Aksi ini merupakan bagian dari unjuk rasa nasional yang digerakkan oleh kelompok "Rompi Kuning" (Yellow Vests), yang juga diikuti oleh para pelajar SMA dan mahasiswa, guru, serta orang tua murid yang menuntut perbaikan kondisi sekolah dan tindakan pemerintah. (REUTERS/Stephane Mahe)
Selain itu, serikat pekerja, buruh, petani, dan pensiunan turut bergabung dalam aksi tersebut. (REUTERS/Stephanie Lecocq)
Polisi juga menembakkan gas air mata dan terlibat bentrokan dengan pengunjuk rasa di beberapa kota di seluruh Prancis. (REUTERS/Stephane Mahe)
Peristiwa ini menjadi salah satu hari unjuk rasa paling keras dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut, di mana demonstrasi menentang kenaikan biaya hidup dan penurunan kualitas layanan publik telah menarik ribuan orang turun ke jalan. (REUTERS/Stephanie Lecocq)
Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa hingga pertengahan sore, sekitar 272 orang telah ditangkap menyusul insiden kekerasan yang melibatkan sejumlah individu bertudung. Penangkapan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Paris, Marseille di bagian selatan, Rennes di barat laut, Toulouse di barat daya, dan Angers di bagian barat. (REUTERS/Abdul Saboor)
Aksi protes ini bermula bulan lalu di sejumlah sekolah menengah di kawasan pinggiran utara Paris yang kurang mampu. Kemarahan terkait kekurangan guru dan fasilitas sekolah yang buruk kemudian berkembang menjadi gerakan yang lebih luas, yang berfokus pada isu ketimpangan, pengeluaran publik, dan standar hidup. (REUTERS/Abdul Saboor)