Internasional

Ngeri! Ekspor Singapura Tiba-Tiba Melesat 68,4%, Berkat Ini

tps, CNBC Indonesia
Jumat, 16/10/2026 08:45 WIB
Foto: CNBC

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekspor domestik non-minyak (NODX) Singapura dilaporkan melonjak tajam sebesar 68,4% secara tahunan (year-on-year) pada bulan September. Kenaikan impresif ini berhasil memperpanjang tren pertumbuhan positif sebesar 46,1% yang sebelumnya telah tercatat pada bulan Agustus.

Mengutip Channel News Asia, Jumat (16/10/2026), data terbaru tersebut secara resmi dirilis oleh lembaga Enterprise Singapore (EnterpriseSG). Secara keseluruhan, peningkatan ekspor ini pada awalnya sangat didorong oleh sektor non-elektronik, yang utamanya disebabkan oleh besarnya volume ekspor struktur kapal dan perahu.

"Secara keseluruhan, NODX Singapura naik sebesar 27,6% dalam sembilan bulan pertama tahun 2026," papar perwakilan EnterpriseSG.


Di sektor teknologi, NODX elektronik sukses meroket sangat tajam hingga menyentuh angka 107,6%. Sektor ini diuntungkan oleh kuatnya permintaan global terkait kecerdasan buatan (AI) serta didorong secara khusus oleh pengiriman produk media disk, sirkuit terpadu (IC), dan komputer pribadi. Lonjakan fantastis ini menyusul rekor kenaikan sebesar 131,6% yang terjadi pada bulan Agustus lalu.

Sementara itu, NODX non-elektronik tercatat tumbuh mantap sebesar 54,2%, mengalami akselerasi yang cukup signifikan dibandingkan dengan peningkatan 11,9% pada bulan sebelumnya. Secara regional, NODX ke sebagian besar pasar utama Singapura juga mengalami ekspansi secara serentak pada bulan September.

Ekspor menuju pasar Hong Kong melesat 112,1% secara tahunan yang ditopang kuat oleh pengiriman emas non-moneter, IC, dan mesin-mesin khusus. Pengiriman ke Taiwan juga terpantau meningkat pesat sebesar 96,9%, sementara ekspor ke pasar Amerika Serikat berhasil tumbuh subur di level 73,2%. Meski mayoritas mitra dagang mencetak rapor hijau, terdapat satu pasar utama yang justru mengalami kontraksi.

"Ekspor ke India turun 5,6%, membalikkan peningkatan sebesar 23,6% di bulan Agustus," pungkasnya.


(tps/tps)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Bidik Transaksi 17,5 M Dolar AS Dalam TEI