FOTO Internasional

'Kota Dua Benua' Diterjang Banjir: Jalanan Bak Sungai-Mobil Hanyut

Reuters, CNBC Indonesia
Jumat, 16/10/2026 06:40 WIB

Banjir besar di Istanbul menewaskan tiga orang, merendam permukiman dan masjid bersejarah, serta mengganggu penerbangan

1/6 Tampilan dari drone memperlihatkan mobil-mobil yang rusak di sebuah jalan setelah hujan deras di Istanbul, Turki, 15 Oktober 2026. (REUTERS/Murad Sezer)

Hujan deras memicu banjir besar di Istanbul, Turki, sejak Rabu, menewaskan tiga orang, merendam rumah dan jalanan, serta mengganggu penerbangan. Dilansir Turkiye Today, cuaca ekstrem berlanjut hingga Kamis (15/10/2026), sehingga pemerintah menangguhkan kegiatan belajar mengajar di enam provinsi dan mengimbau warga tetap berada di dalam rumah. (REUTERS/Murad Sezer)

2/6 Tampilan dari drone memperlihatkan mobil-mobil yang rusak di sebuah jalan setelah hujan deras di Istanbul, Turki, 15 Oktober 2026. (REUTERS/Murad Sezer)

Menurut Pemerintah Kota Metropolitan Istanbul (IMM), curah hujan di Beykoz mencapai 242 milimeter, salah satu tingkat tertinggi sejak 1985. Sementara itu, Eyupsultan mencatat 190,5 milimeter dan Sariyer 187,9 milimeter. IMM menerima 6.937 laporan darurat, sedangkan Kantor Gubernur Istanbul mencatat 1.277 kejadian banjir, 15 tanah longsor, dan 47 kasus warga terjebak. (REUTERS/Murad Sezer)

3/6 Tampilan dari drone memperlihatkan mobil-mobil yang rusak di sebuah jalan setelah hujan deras di Istanbul, Turki, 15 Oktober 2026. (REUTERS/Murad Sezer)

Tiga korban meninggal terdiri dari seorang anak berusia 14 tahun yang tersengat listrik saat menginjak genangan di kawasan Balat, seorang pria berusia 34 tahun yang terjatuh saat menyeberangi jalan banjir di Sariyer, serta satu orang yang jenazahnya ditemukan di dekat Taman Sadabad, Kagithane. Korban terakhir diduga terbawa arus dari Sariyer. Pihak berwenang masih melakukan identifikasi dan penyelidikan terkait insiden tersebut. (REUTERS/Murad Sezer)

4/6 Tampilan dari drone memperlihatkan mobil-mobil yang rusak di sebuah jalan setelah hujan deras di Istanbul, Turki, 15 Oktober 2026. (REUTERS/Murad Sezer)

Banjir melanda sejumlah kawasan, termasuk Esenyurt, Beykoz, Kucukcekmece, dan Sariyer. Warga menyelamatkan seorang perempuan yang terseret arus di Esenyurt serta membantu seorang lansia keluar dari rumah yang terendam di Beykoz. Luapan Sungai Kagithane juga membanjiri Masjid Sadabad yang bersejarah, termasuk ruang salat dan bagian bawah mimbar. (REUTERS/Murad Sezer)

5/6 Tampilan dari drone memperlihatkan mobil-mobil yang rusak di sebuah jalan setelah hujan deras di Istanbul, Turki, 15 Oktober 2026. (REUTERS/Murad Sezer)

Cuaca buruk mengganggu operasional Bandara Istanbul dan Bandara Sabiha Gokcen. Kementerian Transportasi dan Infrastruktur Turki melaporkan 43 pesawat yang tidak dapat mendarat di Bandara Istanbul dialihkan ke bandara alternatif, terdiri dari 39 penerbangan ke bandara domestik dan empat ke luar negeri. Sementara itu, operasional Bandara Sabiha Gokcen sempat dihentikan akibat angin kencang sebelum kembali berjalan pada Rabu pukul 22.02 waktu setempat. (REUTERS/Murad Sezer)

6/6 Tampilan dari drone memperlihatkan mobil-mobil yang rusak di sebuah jalan setelah hujan deras di Istanbul, Turki, 15 Oktober 2026. (REUTERS/Murad Sezer)

Pemerintah menangguhkan kegiatan pendidikan di Istanbul, Duzce, Zonguldak, Sakarya, Kocaeli, dan Yalova pada Kamis (15/10/2026). Gubernur Istanbul Davut Gul meminta warga yang tinggal di lantai bawah tanah berpindah ke tempat lebih aman serta menjauhi sungai dan kawasan rawan banjir. Pusat Koordinasi Bencana Istanbul (AKOM) juga memperingatkan potensi hujan tambahan 50–75 milimeter di sejumlah wilayah hingga Kamis pukul 10.00 waktu setempat. (REUTERS/Murad Sezer)