MARKET DATA

AHY Ungkap Dampak El Nino, 36% Bendungan di Jawa Defisit Air

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
15 October 2026 14:50
Suasana kondisi air kali bendungan Bekasi di Kawasan Bekasi, Jawa Barat, Kamis, (23/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Suasana kondisi air kali bendungan Bekasi di Kawasan Bekasi, Jawa Barat, Kamis, (23/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan dampak El Nino terhadap ketersediaan air di Indonesia. Sebanyak 36% bendungan di Pulau Jawa mengalami defisit air, sementara puluhan kabupaten/kota turut terdampak.

AHY menyebut, sebanyak 62 dari 119 kabupaten/kota di Jawa terdampak kondisi tersebut.

"El Nino 36% bendungan di Jawa defisit. Kemudian 62 dari 119 kabupaten/kota di Jawa terdampak. Dan beberapa bendungan lainnya di luar Pulau Jawa mengalami kekeringan," kata AHY dalam Rapat Koordinasi Swasembada Air Nasional di kantornya, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Ia menjelaskan, perubahan iklim dan cuaca ekstrem menjadi tantangan dalam pengelolaan sumber daya air nasional. Kondisi tersebut dapat memicu kekeringan ketika El Nino bertepatan dengan musim kemarau panjang.

"Ketika hujannya berlebih kita menghadapi banjir, bencana hidrometeorologi. Ketika El Nino berhimpit dengan kemarau panjang, kita menghadapi kekeringan. Bahkan dampaknya pada kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Pemerintah, katanya, menyoroti kondisi tersebut sebagai tantangan dalam menjaga ketersediaan air, terutama ketika kebutuhan air harus tetap dipenuhi di tengah ancaman kekeringan.

(hoi/hoi) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Siaga 1 El Nino Terkuat! 77 Tahun: Laut Mendidih-Suhu Pecah Level 2016


Most Popular
Features