MARKET DATA

Batam Blackout, Bahlil Hingga Bos PLN Ungkap Penyebabnya

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
14 October 2026 19:55
Menko bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara mengenai penyebab pemadaman listrik total (blackout) di Batam serta sebagian wilayah Bintan dan Tanjung Pinang yang terjadi sejak Senin (12/10/2026) hingga Selasa (13/10/2026). Menurut Bahlil, pemadaman tersebut dipicu oleh kendala teknis pada jaringan listrik.

Ia menjelaskan bahwa PLN telah melaporkan adanya gangguan jaringan yang diakibatkan oleh sambaran petir hingga gangguan dari hewan liar.

"Iya, ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batam. Ada beberapa jaringan yang mengalami gangguan karena tersambar petir dan, menurut mereka, ada kesalahan teknis," ujar Bahlil.

"Penyebab teknisnya ada tiga, salah satu di antaranya karena ada hewan seperti kelelawar yang mengenai jaringan," tambahnya.

Mengenai kemungkinan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak, Bahlil mengaku belum dapat memberikan kepastian. Ia menyebut persoalan tersebut masih harus dibahas bersama manajemen PT PLN (Persero).

"Saya akan bicarakan terlebih dahulu dengan pihak PLN, karena PLN yang paling memahami teknis implementasinya di lapangan," kata Bahlil.

Secara terpisah, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Suroso Isnandar mengaku masih menelusuri penyebab pasti pemadaman total di wilayah tersebut.

"Sedang kami telusuri secara saksama. Kami tidak menutup kemungkinan atas berbagai penyebab dan akan melihat bagian mana yang harus kita tingkatkan," tuturnya.

Meski demikian, secara umum gangguan pada salah satu transformator menjadi pemicu utama pemadaman total di Batam. Oleh karena itu, PLN akan meninjau ulang seluruh pemeliharaan fasilitas guna menunjang lonjakan permintaan listrik, termasuk di Batam.

Lebih lanjut, Suroso menyampaikan bahwa pasokan listrik di Batam kini telah pulih 100%. Sementara itu, pemulihan di wilayah Bintan dan sekitarnya masih berlangsung secara bertahap dan ditargetkan segera pulih sepenuhnya.

Terkait ganti rugi atau kompensasi bagi warga terdampak, pihak PLN masih melakukan pengkajian.

"Sesuai dengan peraturan yang berlaku, jika durasi pemadaman melebihi batas jam tertentu, ada mekanisme kompensasinya. Namun saat ini, prioritas utama kami adalah memulihkan pelayanan kepada masyarakat," kata Suroso.

"Kami akan meninjau hal tersebut setelah pemulihan selesai. Saat ini fokus kami masih pada penanganan dampak pemadaman yang terjadi sejak kemarin," pungkasnya.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ada Gangguan-Pemadaman Listrik, PLN Batam Buka Suara


Most Popular
Features