Angka PM2.5 untuk periode satu jam di Singapura mencapai puncaknya di angka 284 mikrogram per meter kubik di wilayah barat.
Kereta gantung Singapura yang menuju stasiun Mount Faber tampak diselimuti kabut asap saat asap dari kebakaran hutan pada Rabu (14/10/2026). (REUTERS/Suhaimi Abdullah)
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatra dan Kalimatan menyebabkan tingkat polusi pada Rabu (14/10/2026) di Singapura mencapai rekor tertinggi tahun ini. (REUTERS/Suhaimi Abdullah)
Melansir dari Reuters, angka PM2.5 (partikel halus berukuran kurang dari 2,5 mikrometer) untuk periode satu jam di Singapura mencapai puncaknya di angka 284 mikrogram per meter kubik di wilayah barat negara pulau tersebut, yang untuk pertama kalinya selama periode kabut asap saat ini masuk dalam kategori "sangat tinggi" menurut standar Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA). (REUTERS/Suhaimi Abdullah)
Para menteri luar negeri Asia Tenggara juga tengah bersiap membahas masalah kabut asap lintas batas dalam pertemuan ASEAN bulan depan, kritik terhadap Indonesia terus meningkat di seluruh kawasan. (REUTERS/Suhaimi Abdullah)
Pada hari Selasa (13/10/2026), anggota parlemen Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman mendesak negara-negara Asia Tenggara untuk melayangkan protes diplomatik kepada Jakarta karena dianggap tidak melakukan upaya yang memadai untuk mengendalikan kebakaran tersebut.(REUTERS/Suhaimi Abdullah)
"Kita harus mengirimkan nota diplomatik yang tegas yang menyatakan keberatan Malaysia, dan bukan hanya Malaysia yang keberatan; hal ini juga harus disepakati oleh negara-negara ASEAN lain yang turut terdampak, seperti Singapura. Kita harus melayangkan protes diplomatik yang sangat jelas," ujarnya di hadapan parlemen. (REUTERS/Suhaimi Abdullah)