FOTO

Program 3 Juta Rumah Prabowo Sedot Semen RI, Tak Lagi Banjir Stok

Tri Susilo, CNBC Indonesia
Rabu, 14/10/2026 18:40 WIB

Program pembangunan tiga juta rumah membuka peluang bagi industri semen di tengah biaya bahan baku yang meningkat dan anggaran infrastruktur yang terbatas.

1/7 Suasana aktivitas bongkar muat di gudang semen di kawasan Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC indonesia/Tri Susilo)

Pekerja melakukan bongkar muat di gudang semen di Jalan Panjang, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Program pembangunan tiga juta rumah dapat membuka peluang bagi industri semen di tengah biaya bahan baku yang meningkat dan anggaran infrastruktur yang terbatas. (CNBC indonesia/Tri Susilo)

2/7 Suasana aktivitas bongkar muat di gudang semen di kawasan Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC indonesia/Tri Susilo)

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan membangun 3 juta unit rumah untuk masyarakat. Program ini diyakini dapat mengatasi lebihnya pasokan (oversupply) semen yang saat ini terjadi. (CNBC indonesia/Tri Susilo)

3/7 Suasana aktivitas bongkar muat di gudang semen di kawasan Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC indonesia/Tri Susilo)

Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di sektor perumahan melalui program 3 juta rumah.  (CNBC indonesia/Tri Susilo)

4/7 Suasana aktivitas bongkar muat di gudang semen di kawasan Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC indonesia/Tri Susilo)

Tidak hanya bertujuan untuk menyediakan hunian bagi masyarakat, sektor perumahan dinilai akan memberikan stimulus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (CNBC indonesia/Tri Susilo)

5/7 Suasana aktivitas bongkar muat di gudang semen di kawasan Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC indonesia/Tri Susilo)

Menurut Hashim S. Djojohadikusumo yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, program 3 juta rumah setiap tahun akan meningkatkan permintaan semen, sehingga dapat membantu mengatasi masalah oversupply yang dihadapi oleh industri semen domestik saat ini. "Itu selama Pak Prabowo memimpin, program perumahan akan terus berlangsung," ungkap Hashim S. Djojohadikusumo. (CNBC indonesia/Tri Susilo)

6/7 Suasana aktivitas bongkar muat di gudang semen di kawasan Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC indonesia/Tri Susilo)

Di sisi lain, Hashim S. Djojohadikusumo juga mengimbau agar pelaku industri memperhatikan aspek lingkungan seiring meningkatnya kegiatan ekonomi. (CNBC indonesia/Tri Susilo)

7/7 Suasana aktivitas bongkar muat di gudang semen di kawasan Jakarta, Rabu (14/10/2026). (CNBC indonesia/Tri Susilo)

Keterkaitan lintas industri itu menjadikan sektor perumahan sebagai salah satu bidang yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pengembangan sektor tersebut dinilai dapat memberikan dampak yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat. (CNBC indonesia/Tri Susilo)