Aksi protes tersebut menuntut pengunduran diri Ketua Komisi Pemilihan Umum India, Gyanesh Kumar atas revisi daftar pemilih
Personel polisi bentrok dengan para pengunjuk rasa yang melewati barikade selama protes yang dilakukan oleh Asosiasi Mahasiswa Seluruh India (AISA) di Patna, India, Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Sonu Kishan)
Aksi protes tersebut menuntut pengunduran diri Ketua Komisi Pemilihan Umum India, Gyanesh Kumar atas revisi daftar pemilih yang kontroversial. (REUTERS/Sonu Kishan)
Demonstrasi mulai memanas saat para demonstran meneriakkan slogan dan bentrok dengan petugas saat mereka mencoba menerobos barikade dan polisi mendorong mereka mundur. (REUTERS/Sonu Kishan)
Beberapa orang yang terlibat bentrok dengan polisi ditahan dalam protes tersebut. (REUTERS/Priyanshu Singh)
Para pengunjuk rasa telah mengadakan demonstrasi hampir setiap hari bulan ini untuk menuntut pengunduran diri komisioner Gyanesh Kumar atas revisi yang menurut para kritikus menguntungkan Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi. (REUTERS/Priyanshu Singh)
Komisi Pemilihan Umum membantah memihak partai mana pun dan mengatakan pemilih yang salah dihapus dapat mendaftar ulang, sementara BJP menuduh saingannya mencoba merusak demokrasi dengan secara keliru mempertanyakan proses pemilihan yang sah. (REUTERS/Priyanshu Singh)