Raksasa Minyak Italia-Malaysia Lepas 10% Saham 7 Blok Migas ke RI

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Selasa, 13/10/2026 18:35 WIB
Foto: Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Italia Eni berhasil menemukan cadangan gas raksasa baru di Indonesia. Temuan ini berasal dari sumur eksplorasi Geliga-1 yang dibor di Blok Ganal, Cekungan Kutai, Lepas Pantai Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Senin (20/4/2024). (Dok. eni.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan patungan minyak dan gas bumi (migas) asal Italia Eni dan perusahaan asal Malaysia Petronas, yakni Searah, melepas sebagian kepemilikan hak partisipasi atau Participating Interest (PI) di sejumlah blok migas strategis Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, kepada perusahaan Indonesia.

Searah setidaknya melepas 10% hak partisipasi sejumlah blok migas di Kalimantan Timur kepada PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Pelepasan porsi hak partisipasi tersebut mencakup Wilayah Kerja (WK) produksi, pengembangan, hingga area eksplorasi gas di Kalimantan Timur.


Direktur Utama PHE Sunaryanto menyampaikan bahwa akuisisi hak partisipasi tersebut untuk menjaga keberlanjutan produksi migas nasional. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Pertamina pada blok migas kelolaan Eni tersebut memperkuat portofolio hulu perusahaan pada aset yang memiliki potensi sumber daya berkualitas.

"Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi PHE untuk terus memperkuat portofolio hulu migas melalui investasi pada aset yang memiliki fundamental kuat, potensi sumber daya yang besar, serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan negara," ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (12/10/2026).

Melalui Sales and Purchase Agreement (SPA) pada Oktober 2026, PHE mengambil alih 10% hak partisipasi (PI) tiga blok migas yang dikelola Searah, yaitu Blok Migas North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan di Kalimantan Timur. Di Blok Migas East Sepinggan, kepemilikan hak partisipasi PHE naik menjadi 25% dari sebelumnya 15%.

"Kehadiran Pertamina di wilayah kerja ini juga akan semakin memperkuat sinergi pengembangan migas di Kalimantan Timur," tambahnya.

Selain melepas ke PHE, Searah juga melepas 10% hak partisipasi ke perusahaan migas nasional, yakni PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Medco Energi menyepakati akuisisi 10% hak partisipasi non-operator dari Eni pada empat Kontrak Bagi Hasil (PSC) di Cekungan Kutai. Empat blok tersebut meliputi Blok Migas Muara Bakau, Ganal, West Ganal, dan East Ganal yang mencakup penemuan gas di lapangan Geliga.

Keempat blok migas tersebut kini juga dikelola Searah. Blok Migas Muara Bakau kini sudah dalam tahap produksi. Sementara WK Ganal dan West Ganal dalam tahap pengembangan, sementara WK East Ganal masih dalam tahap eksplorasi.

"Transaksi ini melengkapi portofolio kami di Indonesia, memperluas kehadiran kami dalam rantai pasokan LNG yang telah terbangun dengan dukungan infrastruktur dan operasi berkelas dunia," tutur CEO Medco Energi Ronald Gunawan dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).

Masuknya Pertamina dan Medco Energi ke dalam blok-blok migas kelolaan perusahaan patungan Eni dan Petronas ini disebut bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pasokan gas di Cekungan Kutai yang terhubung langsung dengan infrastruktur LNG nasional.

Langkah investasi ini juga mendorong percepatan Proyek Strategis Nasional Kutei North Hub, serta membuka peluang sinergi operasional dengan fasilitas PT Badak NGL di Kalimantan Timur.


(wia)
Saksikan video di bawah ini:

Video: AS Berupaya Menurunkan Harga BBM