10 Photos
Intip Dalam Pasar Relokasi Pedagang Barito-Penjual Hamster Bikin Miris
Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan, masih terlihat sepi meski telah disiapkan sebagai lokasi relokasi pedagang Pasar Barito.
Seorang pedagang menyiapkan pakan untuk hewan di Kawasan ruko Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026). Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan, masih terlihat sepi meski telah disiapkan sebagai lokasi relokasi pedagang Pasar Barito yang dibongkar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada awal pekan lalu. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pantauan CNBC Indonesia di lokasi menunjukkan sejumlah kios baru masih kosong dengan pintu rolling door tertutup rapat. Di beberapa blok ruko, hanya terlihat sekitar dua hingga empat pedagang yang berjualan, sementara kios lainnya belum ditempati. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Menariknya, sejumlah pedagang yang sudah mengisi kios di kawasan tersebut justru bukan berasal dari eks pedagang Pasar Barito. Salah satunya Eris, pedagang burung yang mengaku sebelumnya berjualan di Depok. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Bukan dari Barito, saya dari Depok," kata Eris kepada CNBC Indonesia. Eris mengatakan, kios yang ditempatinya saat ini masih digratiskan. Namun, ke depannya, ia akan dikenakan iuran sebesar Rp300.000. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sementara itu, Iwan, pedagang hamster yang sebelumnya berjualan di kawasan Ragunan, mengeluhkan kondisi usahanya yang masih sepi sejak pindah ke lokasi tersebut. Pendapatannya saat ini bahkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan hamster yang dijualnya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Duitnya hanya cukup untuk pakan hamster aja," ujar Iwan. Untuk menyiasati sepinya pembeli yang datang langsung, Iwan mengandalkan penjualan secara daring melalui Facebook. Penjualan online tersebut menjadi salah satu cara untuk mempertahankan usahanya di tengah minimnya pengunjung. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ratusan kios di kawasan ini telah berdiri dan siap digunakan sejak Desember 2025, dengan pembagian area ke dalam beberapa blok, mulai dari Blok A hingga Blok E. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Di bagian belakang kawasan, terdapat gerbang besar yang terhubung langsung dengan permukiman warga. Meski telah dilengkapi bangunan kios dan akses menuju kawasan, aktivitas perdagangan di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung masih terbatas, dengan banyak kios yang belum beroperasi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)