Netanyahu Tiba-Tiba Respons Rudal Serang Bandara Riyadh Arab Saudi
Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tiba-tiba memberi pernyataan soal serangan rudal terbaru ke Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Ia mengutuk "serangan teroris" yang menurutnya "mengerikan" di bandara Riyadh.
"Saya mengutuk keras serangan teroris yang mengerikan terhadap Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh," tulis Netanyahu di X, dimuat AFP, dikutip Senin (12/10/2026).
"Berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban," katanya.
Sejauh ini sudah ada tiga serangan ke bandara tersebut. Serangan terbaru terjadi Minggu sore sekitar pukul 17.00 waktu setempat.
Otoritas penerbangan sipil mengatakan serangan Minggu telah menyebabkan sejumlah korban cedera, di mana penilaian kerusakan sedang dilakukan. Mereka kemudian melaporkan serangan lain di Riyadh dan bandara Dammam di bagian Timur negara itu.
Mengutip Reuters, lebih rinci dilaporkan satu orang, seorang warga Pakistan, tewas dan 11 orang lainnya terluka dalam serangan hari Minggu.
Serangan sebelumnya terjadi Sabtu yang menewaskan 13 orang dan membuat 300 lainnya luka-luka. Serangan juga terjadi Kamis yang membuat tiga tewas, di mana satu di antaranya seorang pilot maskapai Saudi Airlines.
(sef/sef)