FOTO Internasional

Bak Tsunami, Potret Banjir Bandang Hantam Nepal Lagi & Hancurkan Rumah

AFP, Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 12/10/2026 04:00 WIB

Rekaman udara menunjukkan kembali bagaimana Nepal kembali diterjang banjir bandang. Banjir menghanyutkan rumah dan infrastruktur.

1/5 Rekaman udara yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah desa di Provinsi Gandaki, Nepal, terendam banjir setelah arus deras menerjang wilayah Nepal bagian tengah pada Minggu (11/10/2026). (Tangkapan Layar Video AFPTV)

Otoritas Nepal mengimbau warga desa untuk pindah ke tempat yang lebih aman setelah banjir di sebuah sungai di wilayah tengah negara itu menghanyutkan beberapa rumah dan infrastruktur, Minggu. Meskipun demikian, hingga berita diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa.(Tangkapan Layar Video AFPTV)

2/5 Rekaman udara yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah desa di Provinsi Gandaki, Nepal, terendam banjir setelah arus deras menerjang wilayah Nepal bagian tengah pada Minggu (11/10/2026). (Tangkapan Layar Video AFPTV)

Hanya saja, dua perempuan dan tiga laki-laki dilaporkan tidak dapat dihubungi, menurut otoritas bencana nasional setempat. Pihak militer menyatakan bahwa 49 orang lainnya, termasuk seorang warga negara asing yang tak disebutkan asalnya, telah diselamatkan. Dalam foto, rekaman udara yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah desa di Provinsi Gandaki, Nepal, terendam banjir setelah arus deras menerjang wilayah Nepal bagian tengah. (Tangkapan Layar Video AFPTV)

3/5 Rekaman udara yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah desa di Provinsi Gandaki, Nepal, terendam banjir setelah arus deras menerjang wilayah Nepal bagian tengah pada Minggu (11/10/2026). (Tangkapan Layar Video AFPTV)

Mengutip Reuters, Senin (11/10/2026), tanah longsor terjadi di di desa Chumnubri, distrik Gorkha, sekitar 100 km (62 mil) di sebelah barat Kathmandu. Peristiwa itu menyumbat Sungai Budhi Gandaki dan menyebabkan banjir di bagian hilir. Budhi Gandaki merupakan anak sungai dari Sungai Trishuli. Lokasinya berada di hilir dari anak sungai lain tempat runtuhnya gletser memicu banjir dahsyat pada bulan Agustus yang menewaskan 1.457 orang, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang. (Tangkapan Layar Video AFPTV)

4/5 Rekaman udara yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah desa di Provinsi Gandaki, Nepal, terendam banjir setelah arus deras menerjang wilayah Nepal bagian tengah pada Minggu (11/10/2026). (Tangkapan Layar Video AFPTV)

Menurut Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana, banjir tersebut menghanyutkan sekitar belasan rumah dan dua jembatan gantung. Banjir juga merusak kamp proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan membawa pergi sebagian peralatan konstruksi. “Sungai yang meluap dan membawa lumpur pekat itu terus meninggi dan telah menghanyutkan jembatan jalan raya yang menghubungkan Gorkha dengan distrik tetangga, Dhading,” kata kepala otoritas tersebut, Dharam Raj Uprety. (National Trust for Nature Conservation-Manaslu Conservation Area Project (NTNC-MCAP)/Handout via REUTERS)

5/5 Rekaman udara yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah desa di Provinsi Gandaki, Nepal, terendam banjir setelah arus deras menerjang wilayah Nepal bagian tengah pada Minggu (11/10/2026). (Tangkapan Layar Video AFPTV)

Sementara itu, otoritas bencana nasional telah memberikan peringatan kepada penduduk yang tinggal di sepanjang aliran sungai di distrik Gorkha, Tanahun, Chitwan, Nawalparasi Timur, dan Nawalparasi Barat mengenai banjir tersebut. “Mohon bantu memastikan warga di wilayah berisiko dipindahkan ke lokasi aman tepat waktu serta bantu operasi pencarian dan penyelamatan jika diperlukan," demikian pernyataan Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana dalam sebuah unggahan di media sosial.(Tangkapan Layar Video AFPTV)