Terbaru! Bandara Riyadh Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Orang Tewas

pgr, CNBC Indonesia
Minggu, 11/10/2026 07:45 WIB
Foto: Bandara Riyadh diserang Houthi, Kamis (8/10/2026). (Tangkapan Layar sosial media X)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok Houthi, Yaman, dikabarkan kembali menyerang Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi, dengan rudal. Hal ini mengakibatkan sebanyak 12 orang tewas.

Mengutip AFP, Minggu (11/10/2026), serangan terhadap Bandara Riyadh menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 309 lainnya, demikian pernyataan otoritas penerbangan sipil.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia akan segera memutuskan apakah akan bergabung dalam serangan Saudi terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran, menyusul serangan terhadap bandara Riyadh.


"Kami mungkin akan melakukannya. Kami akan mempertimbangkannya. Kami baru saja mengetahui tentang serangan terkini itu, jadi kami akan mengambil keputusan," ujar Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.

"Kami bertindak sangat cepat," lanjutnya.

Kedutaan besar negara-negara asing di Arab Saudi memperingatkan warga mereka untuk menjauhi Bandara Riyadh. Inggris, Kanada, Jerman, Spanyol, dan Amerika Serikat mengimbau warga negara mereka untuk menghindari bandara tersebut dan mematuhi instruksi keamanan setempat.

Kedutaan Besar Spanyol, dalam pesannya di platform X, menyatakan bahwa peringatan tersebut dikeluarkan akibat adanya "serangan baru" oleh kelompok Houthi terhadap bandara itu - lokasi di mana para saksi mata sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa perintah evakuasi telah dikeluarkan.

Secara terpisah, seorang sumber diplomatik mengatakan kepada AFP bahwa kelompok Houthi telah menghantam bandara tersebut dengan rudal sekitar pukul 12.00 waktu setempat.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Houthi Klaim Serang Bandara dan Kilang Aramco