Tol Ini Nempel Giant Sea Wall, Jadi Benteng 'Kiamat' di Semarang-Demak
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memberikan kabar terbaru soal proyek Jalan Tol Semarang-Demak di Jawa Tengah. Proyek ini terus dikebut pengerjaannya terutama Seksi 1 dari Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 Km.
Dikutip dari penjelasan BPJT, Minggu (11/10/2026), Jalan Tol Semarang-Demak terbagi dalam 2 seksi yaitu Seksi 1 Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 Km dan Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,01 Km. Seksi 2 sudah beroperasi sejak 25 Februari 2023.
Sedangkan Seksi 1 saat ini progresnya masih dalam tahap pembangunan. Seksi 1A progres pembangunan sudah 96,55%, Seksi 1B suduah 68,70%, dan Seksi 1C sudah 64,79%.
Pembangunan Seksi 1 menggunakan metode pembangunan yang unik yaitu dengan inovasi konstruksi berkelanjutan melalui penggunaan cerucuk bambu. Ini dilakukan untuk memastikan ketepatan pemancangan sekaligus menghadirkan solusi yang lebih ramah lingkungan.
Jalan Tol Semarang-Demak merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang tak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga berfungsi sebagai tanggul laut alias bagian dari proyek Giant Sea Wall. Proyek tol ini melindungi wilayah pesisir dari ancaman banjir rob, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan Semarang dan Demak.
"Pembangunan jalan tol tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi pemerataan pembangunan, dan pelindung wilayah pesisir dari banjir rob," tulis BPJT.
(wur/wur)