Internasional

Keren! Ratu Thailand Sukses Terbangkan Jet Tempur Sendirian

luc, CNBC Indonesia
Jumat, 09/10/2026 08:08 WIB
Foto: Ratu Thailand, Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana menerbangkan jet jenis Saab JAS 39C Gripen di Pangkalan Udara Wing 7, Daerah Phun Phin, Wilayah Surat Thani, Bangkok, Thailand, Kamis (8/10/2026). (Dok. Bureau of the Royal Household)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ratu Thailand menjalani penerbangan solo pertamanya menggunakan jet tempur JAS 39 C Gripen di Provinsi Surat Thani, Thailand selatan, pada Kamis (8/10/2026). Dalam penerbangan tersebut, sang ratu menerbangkan pesawat tempur satu kursi tanpa didampingi pilot lain.

Dilansir Bangkok Post, sebelum lepas landas, Ratu terlebih dahulu menyambut Raja Thailand di Wing 7, Distrik Phun Phin, sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Keduanya kemudian mengikuti pengarahan mengenai rencana penerbangan.

Setelah pengarahan, pasangan kerajaan itu menuju tempat parkir pesawat JAS 39 C Gripen. Ratu melakukan pemeriksaan terhadap pesawat sebelum membawanya menuju landasan pacu 22 untuk lepas landas.


Usai menyelesaikan penerbangan solonya, Raja memberikan sebuket bunga dan Gripen Order Golden Patch kepada Ratu sebagai bentuk apresiasi atas penerbangan tersebut.

Ratu Thailand pertama kali menerbangkan pesawat sebagai pilot pada 13 Mei 2010. Saat itu, ia menerbangkan pesawat Cessna T-41D milik Armada 604 di Wing 6, Bangkok.

Sejak saat itu, ia telah mengumpulkan total 1.188,48 jam terbang menggunakan berbagai jenis pesawat. Pengalaman terbangnya mencakup 315,33 jam dengan Cessna T-41, 38,35 jam menggunakan CT-4E Airtrainer, 105,59 jam dengan Pilatus PC-9, serta 98,40 jam menggunakan Mooney M20M.

Selain itu, ia memiliki pengalaman menerbangkan Piper PA-34 Seneca selama 137,50 jam, Boeing 737-400 selama 27,09 jam, dan Boeing 737-800 selama 453,11 jam. Ia juga tercatat menghabiskan 10,13 jam terbang menggunakan Saab JAS 39D Gripen, jet tempur Gripen dengan dua tempat duduk.

Ratu Thailand, Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana menerbangkan jet jenis Saab JAS 39C Gripen di Pangkalan Udara Wing 7, Daerah Phun Phin, Wilayah Surat Thani, Bangkok, Thailand, Kamis (8/10/2026). (Dok. Bureau of the Royal Household)

 

Sebelumnya, Ratu juga kerap bertugas sebagai kopilot bagi Raja dalam penerbangan untuk keperluan kerajaan, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada April tahun lalu, pasangan kerajaan tersebut berhasil mendaratkan pesawat kerajaan di Bandara Paro, Bhutan. Bandara itu dikenal sebagai salah satu lokasi pendaratan paling menantang bagi pilot di dunia karena kondisi geografis dan medan di sekitarnya.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:

Video: China Siapkan Jet Siluman Generasi Baru Bisa Terbang Otonom