Serangan Rusia kembali menghantam sejumlah bangunan di ibu kota Ukraina, Kyiv.
Serangan Rusia kembali menghantam sejumlah bangunan di ibu kota Ukraina, Kyiv, Rabu (7/10/2026). Serangan tersebut memicu kebakaran besar di sejumlah wilayah di tengah kota. (REUTERS/Gleb Garanich)
Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai sekitar 100 lainnya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan tersebut sebagai salah satu yang paling "keji" sejak perang berlangsung. (REUTERS/Gleb Garanich)
Korban terbanyak tercatat di Pryluky, wilayah Chernihiv, Ukraina utara, setelah rudal Rusia menghancurkan sebuah gedung hunian lima lantai. (REUTERS/Gleb Garanich)
Zelensky mengatakan 19 orang tewas di kota tersebut, termasuk lima anak-anak, sementara sekitar 55 orang lainnya terluka. (REUTERS/Gleb Garanich)
"Inilah jenis hadiah ulang tahun yang diberikan Putin untuk dirinya sendiri: pembunuhan anak-anak, pembunuhan warga," kata Zelensky dalam pidato video pada Rabu malam, seperti dikutip Reuters. Ia merujuk pada serangan yang bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Rusia Vladimir Putin. (REUTERS/Gleb Garanich)