5 Photos
Perang Arab Saudi VS Houthi Yaman Makin Panas, Tank-Tank Militer Masuk
Pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi mengklaim merebut kembali wilayah pesisir hingga Mocha dari Houthi dalam serangan kilat.
Seorang pejuang pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi berdiri di tepi jalan saat kendaraan militer melintas dalam operasi melawan kelompok Houthi yang didukung Iran, dekat Dhubab, Kegubernuran Taiz, Yaman. Gambar tersebut diambil dari video yang dirilis Senin (5/10/2026). Pasukan pemerintah melancarkan serangan kilat untuk merebut kembali wilayah pesisir di sekitar Selat Bab el-Mandeb hingga kota Mocha dan mengklaim berhasil mendesak mundur Houthi. (Southern Giants Brigades/Handout via REUTERS)
Video yang diunggah Southern Giants Brigades di platform X memperlihatkan para petempur bersenjata menaiki truk militer dan terlibat baku tembak saat konvoi bergerak di jalan pesisir dekat Dhubab, Provinsi Taiz. Mereka melewati landasan pacu, gerbang tol, dan area tepi pantai yang disebut telah direbut kembali dari Houthi. (Southern Giants Brigades/Handout via REUTERS)
Pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, dengan dukungan serangan udara besar-besaran Arab Saudi, mencapai pinggiran Mocha pada Senin malam. Empat sumber pemerintah mengatakan para petempur Houthi mundur ke wilayah dataran tinggi. Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan Mocha telah jatuh ke tangan pemerintah. (Southern Giants Brigades/Handout via REUTERS)
Sebelumnya, pasukan pemerintah menguasai sejumlah posisi strategis, termasuk landasan pacu di distrik Dhubab yang berada di mulut Selat Bab el-Mandeb. Selat tersebut merupakan jalur penting pengangkutan minyak di Laut Merah. Penguasaan jalur ini oleh Houthi bulan lalu sempat mengguncang pasar energi. (Southern Giants Brigades/Handout via REUTERS)
Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen sejauh mana keberhasilan pasukan pemerintah. Houthi, yang menguasai banyak wilayah berpenduduk padat di Yaman termasuk ibu kota Sanaa sejak 2014, menyatakan klaim pemerintah yang didukung Arab Saudi tersebut tidak berdasar. (Southern Giants Brigades/Handout via REUTERS)