7 Photos
Potret Kerusuhan Pecah di Ibu Kota, Krisis Perumahan Kian Nyata
Aksi massa pecah setelah pemerintah gagal meloloskan undang-undang perumahan darurat di parlemen.
Warga turun ke jalan di berbagai penjuru Spanyol, Senin (5/10/2026) untuk menuntut perlindungan yang lebih besar bagi penyewa rumah. Aksi massa ini pecah setelah pemerintah gagal meloloskan undang-undang perumahan darurat di parlemen, yang memperburuk ketegangan sosial akibat lonjakan harga sewa yang tak terkendali. (REUTERS/Nacho Doce)
Aksi ini berlangsung di kota-kota besar seperti Madrid, Valencia, dan Barcelona. Di Valencia, bentrokan sempat pecah antara pengunjuk rasa dan pihak kepolisian di dekat pusat seni Palau de les Arts Reina Sofía, yang saat itu sedang menjadi lokasi pertemuan puncak real estat. (REUTERS/Nacho Doce)
Reuters melaporkan beberapa demonstran merobohkan barikade dan melemparkan benda ke arah petugas. (REUTERS/Nacho Doce)
Polisi membalas dengan tembakan peluru karet. Berdasarkan laporan Reuters, sembilan petugas polisi terluka dan lima orang ditangkap dalam insiden tersebut. (REUTERS/Nacho Doce)
Di Madrid, jumlah peserta aksi dilaporkan mencapai angka yang signifikan. Serikat Penyewa mengklaim ada 500.000 orang yang hadir, sementara otoritas resmi mencatat angka sekitar 70.000 orang. (REUTERS/Nacho Doce)
Krisis ini didorong oleh ketimpangan tajam antara permintaan dan ketersediaan hunian. Bank of Spain memperkirakan negara tersebut kekurangan sekitar 700.000 unit rumah. (REUTERS/Nacho Doce)
Serikat Penyewa Madrid kini menyerukan pemogokan umum sebagai bentuk tekanan lebih lanjut kepada pemerintah dan parlemen untuk segera mengatasi krisis yang dinilai telah mengancam kelangsungan hidup kelas pekerja. (REUTERS/Nacho Doce)