Anak Krakatau dan Gunung Ibu Erupsi Lagi, Waspada "Zona Terlarang"

luc, CNBC Indonesia
Selasa, 06/10/2026 07:19 WIB
Foto: Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Senin, 05 Oktober 2026, pukul 23:09 WIT tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak. (Dok. @badangeologi_)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua gunung api di Indonesia mengalami erupsi dalam waktu berdekatan pada Senin (5/10/2026). Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi pada malam hari, disusul Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, beberapa jam kemudian.

Badan Geologi mencatat Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada Senin pukul 20.28 WIB. "Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 33 mm dan berlangsung selama 61 detik," tulis Badan Geologi.

Menyusul aktivitas tersebut, Badan Geologi mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Aktivitas juga dilarang dilakukan dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.


Beberapa jam kemudian, aktivitas erupsi juga terjadi di Gunung Ibu pada pukul 23.09 WIT. Tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak gunung.

Erupsi Gunung Ibu terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama 45 detik.

Badan Geologi meminta masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Larangan tersebut juga berlaku pada wilayah perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata)," tulis Badan Geologi.

Badan Geologi juga meminta seluruh pihak menjaga kondusivitas suasana di masyarakat dan tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks. Masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh isu yang tidak jelas sumbernya serta selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi langsung mengenai perkembangan aktivitas Gunung Ibu.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:

Pramono Anung Minta Warga Jakarta Tetap Waspada Hadapi Abu Vulkanik