Perdana Naik Maung Sebagai Mobil Dinas, Ini Komentar Airlangga

chd, CNBC Indonesia
Senin, 05/10/2026 16:15 WIB
Foto: Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartanto diketahui sudah mulai menggunakan mobil Maung sebagai kendaraan dinasnya pada Senin (5/10/2026).

Adapun Airlangga menggunakan Maung berplat RI 24 dari kantornya menuju Istana Negara. Ia mengaku mulai menggunakan kendaraan taktis buatan PT Pindad (Persero) tersebut setelah unitnya tiba Sabtu lalu


"Baru dapat Sabtu lalu, hari ini baru kita pakai," kata Airlangga di kantornya, Senin (5/10/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta agar para menteri dan kepala badan menggunakan Maung sebagai kendaraan dinas.

Pada 2025 lalu, Prabowo menegaskan target agar Indonesia dapat memproduksi mobil nasional sepenuhnya dalam tiga tahun mendatang. Pemerintah disebut telah menyiapkan sejumlah dukungan untuk mempercepat realisasi target tersebut, mulai dari alokasi anggaran hingga penyediaan lahan bagi fasilitas produksi.

Adapun Prabowo sendiri juga telah menjadikan Maung sebagai kendaraan dinasnya. Mobil Maung itu tipe MV3 Garuda Limousine berwarna putih.

Pindad menyiapka secara khusus mobil tersebut untuk digunakan oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah pelantikan.

MV3 Garuda Limousine merupakan varian pengembangan terbaru dari MV3 yang didesain dan dikembangkan untuk mengakomodir secara langsung arahan dari Presiden Prabowo.

Mobil Maung MV3 Garuda Limousine terparkir di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana) Foto: Mobil Maung MV3 Garuda Limousine terparkir di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Garuda memiliki bobot 2,95 ton, dimensi panjang sekitar 5,05 m, lebar 2,06 m, tinggi 1,87 m serta desain long wheelbase yang nyaman dan lega. Kendaraan ini memiliki daya mesin 202 PS/199 HP, transmisi AT dengan 8 percepatan, dan memiliki kecepatan maksimum 100 Km/jam.

Dengan portofolio produsen Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam), Pindad menerapkan proteksi kendaraan sebagai prioritas utama dengan dibekali fitur keamanan seluruh area kendaraan meliputi body dengan material composite armor yang memiliki ketahanan terhadap munisi kal.

7,62 x 51 mm NATO ball & kal. 5,56 x 45 mm M193, kaca anti peluru level B5/B6, serta dilengkapi ban berukuran R21 dengan tipe Run Flat Tyre (RFT) yang bisa tetap melaju meski mengalami kebocoran di perjalanan.


(chd/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Pesan Prabowo ke TNI, Ancaman Perang Kini Bergeser ke Siber & Hoax