5 Photos
Pilu, Evakuasi Orang Hutan di Tengah Kebakaran Hutan Kalimantan
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Termasuk orang utan.
Petugas penyelamat dan dokter hewan dari yayasan satwa liar Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) membawa seekor orangutan setelah diselamatkan dari area konsesi Nilai Konservasi Tinggi (HCV) di perkebunan kelapa sawit yang terdampak kebakaran hutan, di Desa Laman Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia, akhir September lalu. (REUTERS/Victor Fidelis Sentosa)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Titik panas tersebar di sejumlah wilayah, sementara kabut asap mengganggu kesehatan, berbagai aktivitas masyarakat, dan lingkungan. (REUTERS/Victor Fidelis Sentosa)
Hutan Lindung Sungai Paduan menjadi salah satu kantong populasi orangutan yang tersisa di wilayah tersebut. Survei Yayasan Palung pada 2025 memperkirakan sekitar 72 orangutan di sana. (REUTERS/Victor Fidelis Sentosa)
Penyelamatan satwa masih mereka lakukan bersama sejumlah pihak, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat dan International Animal Rescue (IAR). Dalam salah satu operasi, tim menyelamatkan tiga orangutan yang kondisinya tidak sehat. (REUTERS/Victor Fidelis Sentosa)
Perkiraan satwa terdampak, lebih banyak karena kondisi di lapangan membuat tim lebih fokus melakukan pemadaman dan penyelamatan. (REUTERS/Abriansyah Liberto)