Mensos Gus Ipul Cek Kesiapan Operasional Dapur SRT 3 Sulsel
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memeriksa kesiapan operasional dapur Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Sulawesi Selatan di Kota Makassar, pada Minggu (4/10/2026). Dapur ini disiapkan untuk mendukung penyediaan makanan bergizi bagi siswa.
Dalam pengecekan tersebut, Gus Ipul didampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Ia juga dipandu konsultan dapur, Syahrudin Hamun (Udhi) untuk mengecek mengecek sejumlah area, mulai dari area penyiapan bahan, ruang racik, area memasak, cold storage, hingga area pemorsian dan pencucian peralatan makan.
Berdasarkan hasil pengecekan, instalasi kompor, jaringan gas, dan sejumlah peralatan pendukung dapur masih dalam proses penyelesaian. Gus Ipul meminta seluruh instalasi dapur diselesaikan dalam waktu dekat, dan Udhi pun menyanggupi target tersebut.
"Tanggal 6 Oktober 2026 sudah selesai ya," kata Gus Ipul, Senin (5/10/2026).
Dapur SRT 3 dilengkapi fasilitas pendukung untuk memastikan proses penyediaan makanan berjalan sesuai alur, mulai dari penyimpanan bahan baku, penyiapan dan pencacahan, peracikan, pengolahan, hingga pemorsian dan penyajian. Dapur ini nantinya akan mendukung penyediaan makanan bergizi bagi siswa Sekolah Rakyat dengan melibatkan sekitar 18 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Selain meninjau dapur, Gus Ipul juga mendorong pemanfaatan lingkungan sekolah untuk kegiatan produktif yang dapat mendukung kebutuhan pangan secara mandiri, salah satunya melalui budidaya ikan lele.
"Pasokan bahan bakunya kita harus punya sendiri," ujar Gus Ipul.
Pesan tersebut sejalan dengan upaya mendorong pemanfaatan lingkungan Sekolah Rakyat untuk kegiatan produktif sehingga sebagian kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari lingkungan sekolah. Dalam kegiatan tersebut, Gus Ipul turut didampingi oleh Staf Khusus Menteri Sosial Malik Haramain, Tenaga Ahli Menteri Sosial Andy Kurniawan, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo, Kepala BBPPKS Makassar Wiwit Widiansyah, Kepala Sentra Wirajaya Makassar Syamsudin, Kepala Sentra Pangurangi Takalar Nur Alam, Kepala Sentra Gau Mabaji Gowa Hasatama Hikmah, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Abd. Malik Faisal.