Menhub Ogah Rencana Rute MRT Tangsel Bocor Duluan, Takut Kejadian Ini

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Senin, 05/10/2026 11:50 WIB
Foto: Menhub Dudy Purwagandhi dalam Lokakarya Forwahub di Bandung (Jumat 2/10/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah belum membuka detail rute MRT menuju Tangerang Selatan (Tangsel). Salah satu alasannya berkaitan dengan potensi spekulasi pembelian tanah apabila titik jalur diumumkan terlalu cepat. Pemerintah memilih menunggu proses kajian berjalan sebelum memberikan informasi lebih rinci kepada publik.

"Jangan, nanti tanahnya (naik). Oh, situ nanti beli tanah repot kita nanti," kelakar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi kepada CNBC Indonesia usai menghadiri Lokakarya Forwahub dikutip Senin (5/10/26).

Kekhawatiran itu muncul karena informasi mengenai titik rute dapat memengaruhi harga tanah di sekitar lokasi. Masyarakat maupun investor bisa saja membeli lahan lebih awal dengan harapan kawasan tersebut akan dilalui MRT.


Pemerintah melihat kondisi tersebut bisa membuat biaya lahan berubah jauh dari perhitungan awal. Situasi itu pada akhirnya berpotensi mengganggu keekonomian proyek.

"Itu mungkin enggak akan diumumkan. Karena kalau ketahuan nanti yang tadinya sepuluh jadi seribu, enggak jadi malah gitu," ujar Dudy.

Saat ini jalur MRT Tangsel masih dalam tahap feasibility study. Kajian tersebut dikerjakan pihak Sinar Mas untuk melihat kelayakan pembangunan jalur dari Lebak Bulus menuju Tangsel.

Pemerintah belum bisa memastikan titik-titik yang akan menjadi bagian dari rute karena hasil kajian masih berjalan. Keputusan akhir juga harus mempertimbangkan kemampuan proyek untuk dibangun secara ekonomis.

"Karena kan swasta harus memperhitungkan bahwa secara ekonomis mereka bisa membangun," kata Dudy.


(dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Menhub Percepat Perbaikan Transportasi di Wilayah Bencana