Rute MRT Tangsel Lewat Bintaro atau Pondok Cabe? Ini Jawaban Menhub
Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana pembangunan MRT menuju Tangerang Selatan (Tangsel) masih berada dalam tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS). Pemerintah belum dapat memastikan kapan rute tersebut akan diumumkan kepada publik.
Kawasan seperti Pondok Cabe maupun Bintaro pun belum dapat dipastikan menjadi bagian dari jalur MRT tersebut. Kepastian rute masih menunggu hasil kajian yang menjadi tahap penting sebelum proyek masuk ke pembangunan. Pemerintah masih menunggu hasil FS untuk melihat sejauh mana jalur dari Lebak Bulus menuju Tangsel dinilai layak untuk dibangun.
"MRT Tangsel itu kan saat ini sedang dikerjakan FS-nya oleh pihak Sinar Mas. FS ya, FS," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi kepada CNBC Indonesia usai menghadiri Lokakarya Forwahub dikutip Senin (5/10/26).
Hasil kajian nantinya menjadi pertimbangan untuk menentukan kelanjutan proyek. Karena proyek ini dikerjakan oleh pihak swasta, pemerintah belum menetapkan batas waktu penyelesaian pembangunan.
Dudy mengatakan pemerintah berharap proses tersebut tidak berjalan terlalu lama. Namun, keputusan pembangunan tetap harus menunggu hasil kajian yang menunjukkan proyek tersebut layak untuk dikerjakan.
"Ya tentu kita akan melihat hasil FS-nya mereka sampai seberapa jauh FS itu menurut mereka bisa feasible untuk dilakukan pembangunan dari Lebak Bulus sampai ke Tangsel," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat belum mendapatkan kepastian mengenai kapan rute MRT Tangsel akan diumumkan. Detail jalur juga masih dapat berubah mengikuti hasil studi yang sedang berjalan.
Pemerintah tidak memberikan target khusus untuk proyek tersebut. Harapan pemerintah saat ini adalah proses kajian dapat segera menghasilkan kepastian mengenai kelayakan pembangunan.
"Karena ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak swasta, kami tidak memberikan target," kata Dudy.
Proyek MRT Tangsel nantinya membutuhkan perhitungan yang matang sebelum masuk tahap pembangunan. Selain aspek teknis, pihak swasta juga harus memastikan proyek tersebut memiliki dasar ekonomi yang cukup untuk dijalankan.
"Harapan kami ini se-feasible dan bisa dikerjakan dalam waktu yang cepat," tutur Dudy.
(dce)