Hoax 109 Ton Emas ANTAM Palsu Kembali Beredar, Ini Faktanya

dpu, CNBC Indonesia
Sabtu, 03/10/2026 09:58 WIB
Foto: Suasana aktivitas jual beli emas dan perhiasan di Cikini Gold Center, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Narasi lama yang menyebut 109 ton emas terkait ANTAM sebagai "emas palsu" kembali beredar di media sosial. Narasi tersebut berasal dari pemberitaan pada tahun 2024 dan kembali disebarluaskan tanpa konteks yang utuh, sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah terdapat kasus baru terkait emas ANTAM.

Faktanya, isu mengenai "emas palsu" tersebut telah diklarifikasi oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada 2024. Kejaksaan Agung menegaskan bahwa emas yang menjadi objek dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas emas periode 2010-2021 tersebut bukan emas palsu.

Kejaksaan Agung telah menegaskan bahwa emas yang menjadi objek dalam perkara tersebut bukan emas palsu. Perkara yang ditangani berkaitan dengan dugaan pelekatan merek ANTAM secara ilegal pada logam mulia milik pihak lain, bukan mengenai keaslian emas.


Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung saat itu, Ketut Sumedana, juga telah memberikan klarifikasi mengenai hal tersebut pada 2024.

"Apa yang beredar informasi di masyarakat apakah emas itu palsu, tadi sudah saya jelaskan sesungguhnya emas itu tidak palsu, tapi hak merek Antam dilekatkan secara ilegal dengan para tersangka sehingga ada selisih harga," ujar Ketut dikutip Sabtu (3/10/2026).

Dengan demikian, penyebutan 109 ton emas tersebut sebagai "emas palsu ANTAM" tidak sesuai dengan fakta perkara sebagaimana telah dijelaskan oleh Kejaksaan Agung. Isu dalam perkara tersebut adalah dugaan penggunaan merek ANTAM tanpa kewenangan, bukan pemalsuan emas oleh ANTAM.

Pastikan Keaslian Produk Emas melalui Kanal Resmi

ANTAM mengimbau masyarakat untuk selalu memperoleh informasi dari sumber terpercaya serta berhati-hati terhadap informasi lama yang kembali beredar tanpa konteks yang lengkap.

Untuk memastikan keaslian produk emas Logam Mulia ANTAM, masyarakat dapat memperhatikan kemasan dan identitas produk. Pada produk tertentu, tersedia fitur keamanan dan kode yang dapat diverifikasi melalui aplikasi CertiEye.

Apabila masih terdapat keraguan, masyarakat dapat melakukan verifikasi melalui Butik Emas Logam Mulia ANTAM. Pemeriksaan melalui kanal resmi dan metode pengujian yang tepat merupakan cara yang lebih dapat diandalkan untuk memastikan keaslian maupun kadar emas.

ANTAM juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi mengenai produk emas ANTAM yang belum terverifikasi kebenarannya.


(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Leo Carnando/Daniel Marthin Raih Emas Ganda Putra ASIAN Games