Video: Menaker Yassierli & Jurus Pemerintah Pangkas Angka Pengangguran
Jakarta, CNBC Indonesia- Data Statistik Angkatan kerja Badan Pusat Statistik 2026 mencatat tren penurunan angka pengangguran terbuka (TPT) pada Mei 2026 menjadi 4,65% dengan jumlah pengangguran susut menjadi 7.219.288 jiwa.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli memastikan upaya pemerintah RI dalam menekan angka pengangguran dimana khusus Kementerian Ketenagakerjaan melakukan sejumlah strategi termasuk memperbaiki data labour market information system atau Karir Hub. Melalui platform karir ini Kemnaker menggandeng job portal swasta untuk berkolaborasi untuk membuka informasi lowongan kerja guna mempermudah akses pencari kerja terhadap.
Kemnaker juga memiliki program Tenaga Kerja Mandiri untuk membantu tenaga kerja untuk berwirausaha serta Kemnaker mendorong hubungan industrial yang transformatif dan harmonis untuk membangun iklim usaha yang kondusif. Kemnaker juga mengembangkan program Magang Nasional dan Program vokasi nasional untuk memberi pelatihan/skill calon tenaga kerja.
Khusus program Magang Hub, program ini ditujukan untuk meningkatkan skill/pengalaman lulusan sarjana guna mengatasi isu mismatch antara kebutuhan industri dan kualifikasi calon tenaga kerja. Kemnaker Bersama Kemenko Perekonomian dan K/L terkait mendorong perluasan Magang Hub yang mampu memberi dampak positif sebagai stimulus ekonomi, memberi kesempatan lulusan sarjana dalam membangun portofolio dan bagi perusahaan jadi insentif dalam memenuhi SDM selama 6 bulan.
Sementara program pelatihan vokasi nasional yang disediakan gratis ini merupakan program yang ditujukan untuk meningkatkan skill/kompetensi lulusan SMA/SMK di 43 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas yang bisa menampung 400 ribu orang serta memiliki 31 kejuruan.
Seperti apa upaya Kemnaker membuka peluang pasar tenaga kerja dan mengurangi pengangguran? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli dalam Profit, CNBC Indonesia (Jum'at, 02/10/2026)