FOTO

Penampakan Waduk Raksasa RI Hilang, Berubah Jadi Daratan Tandus

Reuters, CNBC Indonesia
Sabtu, 03/10/2026 04:30 WIB

Waduk Jatigede di Sumedang sedang surut. Akibatnya, Ranting-ranting pohon kering muncul dari dasar Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, akibat musim kemarau.

1/6 Warga melintas di dekat reruntuhan yang kembali muncul seiring surutnya permukaan air Waduk Jatigede akibat kekeringan di musim kemarau di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Kamis (1/10/2026). (REUTERS/Claudio Pramana)

Warga melintas di dekat reruntuhan yang kembali muncul seiring surutnya permukaan air Waduk Jatigede akibat kekeringan di musim kemarau di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Kamis (1/10/2026). (REUTERS/Claudio Pramana)

2/6 Warga melintas di dekat reruntuhan yang kembali muncul seiring surutnya permukaan air Waduk Jatigede akibat kekeringan di musim kemarau di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Kamis (1/10/2026). (REUTERS/Claudio Pramana)

Badan Informasi Geospasial (BIG) menyatakan kondisi kekeringan berdampak terhadap perubahan tutupan genangan di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Area yang sebelumnya tertutup air berubah menjadi daratan terbuka hingga mencapai 260,01 hektare pada September 2026. (REUTERS/Claudio Pramana)

3/6 Warga melintas di dekat reruntuhan yang kembali muncul seiring surutnya permukaan air Waduk Jatigede akibat kekeringan di musim kemarau di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Kamis (1/10/2026). (REUTERS/Claudio Pramana)

Luas area yang mengalami perubahan dari kondisi tergenang menjadi area terbuka mencapai 138,3 hektare pada Juli. Luasan tersebut meningkat menjadi 252,3 hektare pada Agustus dan mencapai 260,01 hektare pada September 2026, jika dibandingkan dengan kondisi pada Juni. (REUTERS/Claudio Pramana)

4/6 Warga melintas di dekat reruntuhan yang kembali muncul seiring surutnya permukaan air Waduk Jatigede akibat kekeringan di musim kemarau di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Kamis (1/10/2026). (REUTERS/Claudio Pramana)

Tampak bermunculan puing-puing bekas bangunan rumah. Genangan air telah memisahkan kedua tempat itu. (REUTERS/Claudio Pramana)

5/6 Warga melintas di dekat reruntuhan yang kembali muncul seiring surutnya permukaan air Waduk Jatigede akibat kekeringan di musim kemarau di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Kamis (1/10/2026). (REUTERS/Claudio Pramana)

Terlihat seorang anak bermain di Waduk Jatigede yang mengering. (REUTERS/Claudio Pramana)

6/6 Warga melintas di dekat reruntuhan yang kembali muncul seiring surutnya permukaan air Waduk Jatigede akibat kekeringan di musim kemarau di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, Kamis (1/10/2026). (REUTERS/Claudio Pramana)

Dilokasi ini juga terdapat makam dari Prabu Guru Aji Putih dan istrinya Ratna Inten yang lokasinya berada di Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja. Makam keduanya menjadi salah satu yang terdampak oleh adanya Waduk Jatigede bersama beberapa permukiman warga lainnya. (REUTERS/Claudio Pramana)