10 Photos
Penampakan TPA Jatibarang Kebakaran, Api Belum Dapat Dipadamkan
Berdasarkan laporan BPBD Provinsi Jawa Tengah, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare dan masih dalam proses pendataan.
Kebakaran lahan terjadi di area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (30/9) sekitar pukul 18.04 WIB. Hingga Kamis (1/10), api masih belum sepenuhnya padam, namun titik api dilaporkan cenderung berkurang dan penanganan terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas. (Damkar Kota Semarang)
Berdasarkan laporan BPBD Provinsi Jawa Tengah, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare dan masih dalam proses pendataan. Tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan. (Detikcom/Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng)
BPBD Kota Semarang bersama tim gabungan melakukan kaji cepat dan penanganan di lokasi dengan berkoordinasi lintas sektor. Upaya difokuskan pada pemadaman, pendinginan, serta pengendalian titik api pada area yang terbakar. (Detikcom/Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng)
Penanganan melibatkan unsur BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Satpol PP, unsur TNI dan Polri, PMI, pemerintah Kecamatan Mijen dan Kelurahan Jatibarang, serta komunitas relawan. (Damkar Kota Semarang)
Dukungan peralatan yang dikerahkan meliputi satu unit truk tangki BPBD Provinsi Jawa Tengah, 11 unit truk pemadam kebakaran Kota Semarang, dua unit truk tangki PDAM, empat unit truk tangki DPU, satu unit truk tangki Perkim, satu unit truk tangki PMI Kota Semarang, satu unit ambulans PMI, satu unit ambulans Antasena, serta satu unit rescue Samapta Polda Jawa Tengah. Selain itu, turut dikerahkan satu unit excavator, satu unit loader, dan satu unit dozer dari Dinas Lingkungan Hidup. (Dok BNPB)
Dalam proses penanganan, para petugas menghadapi sejumlah kendala antara lain titik api yang sulit dijangkau, akses jalan yang sempit, serta kondisi titik api yang cepat menyebar. Kondisi tersebut menjadi perhatian tim gabungan dalam menentukan strategi pemadaman dan pengendalian di lapangan. (Detikcom/Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng)