Diangkat Jadi Menko, Bahlil: Saya Tetap Jalankan Tugas Menteri ESDM

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 01/10/2026 16:20 WIB
Foto: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bahlil Lahadalia selaku Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM buka suara atas jabatan barunya. Meskipun sudah menjadi Menko, ia menegaskan akan tetap menjalankan tugasnya di Kementerian ESDM.

"Sebagai pembantu Presiden, saya akan menjalankan tugas yang baru dengan baik dan saya tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM dalam mewujudkan apa yang menjadi program dan arah kebijakan Bapak Presiden," tegas Bahlil ditemui usai Pelantikan di Istana Negara, Kamis (1/10/2026).

Pada dasarnya, kata Bahlil, jabatan sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Merangkap Menteri ESDM merupakan amanah dan tanggung tajawab yang harus di emban. "Saya akan melaksanakan tugas dengan baik, baik sebagai Menteri ESDM maupun Menko Hilirisasi dan Transisi Energi. Kita tahu bahwa Bapak Presiden mempunyai program yang salah satu di antaranya dalam Asta Cita adalah tentang hilirisasi dan transisi energi, dan ini harus mampu kita konsolidasikan lewat Kemenko untuk bagaimana bisa melakukan percepatan eksekusi ke depan," jelas Bahlil.


Ia memastikan, kantor yang akan dihuninya tetap di Kantor Kementerian ESDM. Pada intinya, ia melihat bahwa fokus pemerintah tetap pada hilirisasi di mana dari total investasi 100%, 90%-nya merupakan di sektor ESDM.

Sayangnya ia tidak bisa memberikan alasan kenapa Kementerian Koordinator ini dibentuk. Ia hanya bilang, untuk sementara Menteri Investasi dan Hilirisasi akan berada di dalam koordinasi Kemenko.

"Itu saja kok, biasa ya," tegas Bahlil.

"Saya tidak boleh menjawab melampaui batas kewenangan. Saya hanya menjalankan sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Keppres (Keputusan Presiden) Bapak Presiden. Karena kita maknai semua kewenangan tentang ketatanegaraan itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden, dan dilimpahkan kepada pembantu-pembantunya. Dan sebagai pembantu Presiden yang baik, akan taat, tunduk pada apa yang diperintahkan dan apa yang ada di dalam Keppres tersebut," tegas Bahlil.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Rombak Kabinet, Sugiono - Bahlil Diangkat Jadi Menko