MARKET DATA

Ekonomi Digital Tumbuh, Masyarakat Butuh Layanan Keuangan Cepat & Aman

dpu,  CNBC Indonesia
28 September 2026 11:26
Ilustrasi Cash Management (Freepik)
Foto: Ilustrasi Cash Management (Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan transaksi digital di Indonesia terus menunjukkan kuatnya adopsi masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026, tumbuh 28,69% secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan juga tercatat pada transaksi melalui internet dan aplikasi mobile, masing-masing sebesar 9,39% dan 24,25% (yoy).

Sementara transaksi QRIS melesat 82,42% (yoy), didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant. Perkembangan tersebut mencerminkan semakin terintegrasinya transaksi digital dalam aktivitas finansial sehari-hari masyarakat Indonesia.

Survei Ipsos Indonesia menunjukkan kemudahan dan efisiensi menjadi faktor penting dalam mendorong penggunaan layanan bank digital. Sebanyak 71% responden menyebut proses transaksi yang mudah dan cepat sebagai salah satu faktor utama, diikuti 66% yang mempertimbangkan kelengkapan produk dan fitur transaksi, serta 61% yang menilai pentingnya aplikasi yang mudah digunakan. Sementara itu, 57% menyebut proses pembukaan rekening yang sederhana sebagai salah satu faktor yang mendorong penggunaan aplikasi bank digital.

Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla menyampaikan pengalaman menggunakan aplikasi bank digital semakin mencakup berbagai aspek, mulai dari kecepatan transaksi dan stabilitas sistem hingga kemudahan interface dan kelancaran proses bagi pengguna sehari-hari.

"Seiring semakin terintegrasinya bank digital dengan aktivitas finansial sehari-hari, pengguna bank digital tidak hanya membutuhkan akses terhadap layanan perbankan secara digital, tetapi juga pengalaman yang mudah, cepat, stabil, dan dapat diandalkan. Karena itu, performa aplikasi dan kemudahan penggunaan menjadi bagian penting dalam membentuk pengalaman pengguna terhadap sebuah layanan bank digital," ujar Hansal dikutip Senin (28/9/2026).

Di tengah tingginya penggunaan layanan bank digital, performa dan keandalan aplikasi menjadi bagian penting dari pengalaman transaksi sehari-hari. Kelancaran proses, kecepatan respons, serta stabilitas layanan menjadi beberapa aspek yang turut membentuk persepsi konsumen terhadap aplikasi bank digital.

Hasil survey Ipsos Indonesia menunjukkan persepsi terhadap performa dan keandalan aplikasi menjadi salah satu aspek yang diperhatikan konsumen. Terkait ini, SeaBank menjadi bank dengan performa paling memuaskan menurut temuan Ipsos.

"Preferensi konsumen terhadap bank digital terus berkembang seiring semakin beragamnya kebutuhan transaksi sehari-hari. Ketika aplikasi menjadi bagian dari aktivitas finansial yang semakin rutin, pengalaman yang mudah, cepat, stabil, dan dapat diandalkan jadi semakin relevan dalam membangun pengalaman konsumen terhadap layanan digital banking," tutup Hansal.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Menavigasi Babak Baru Evolusi Bank Digital di RI


Most Popular
Features