6 Photos
Potret Aksi Brutal Terbaru Militer Israel di Palestina
Jelang panen buah zaitun, buldoser militer Israel secara tiba-tiba meratakan sekitar 31 ribu meter persegi lahan milik petani Palestina.
Jelang panen buah zaitun Oktober mendatang, buldoser militer Israel secara tiba-tiba meratakan sekitar 31.000 meter persegi lahan milik petani Palestina, Kamis (24/9/2026). (REUTERS/Ali Sawafta)
Akibatnya, lebih dari 400 pohon zaitun hancur hanya beberapa hari sebelum dimulainya panen tahunan. (REUTERS/Ali Sawafta)
Kerusakan tersebut membuat petani di desa Palestina menangisi sisa-sisa pohon mereka yang hancur, mengubah apa yang biasanya merupakan musim sukacita dan berkumpul bersama komunitas menjadi musim duka. Abd Alfattah Tamimi, yang memiliki kebun zaitun di desa itu, menyaksikan sebuah buldoser militer menghancurkan bagian atas salah satu pohonnya sebelum mencabut akarnya sepenuhnya dari tanah. (REUTERS/Ali Sawafta)
Mengutip Reuters, Serangan itu terjadi ketika para petani bersiap untuk panen, yang secara tradisional dimulai pada minggu pertama bulan Oktober. (REUTERS/Ali Sawafta)
Aktivis dan petani Palestina memperingatkan bahwa hasil panen tahun ini bisa sangat fluktuatif, dipicu oleh lonjakan serangan pemukim Israel dan operasi militer yang menargetkan sumber daya lokal di seluruh Tepi Barat yang diduduki. (REUTERS/Ali Sawafta)
Zaitun adalah tulang punggung pertanian Palestina, sektor yang menyumbang sekitar 8% dari PDB dan lebih dari 60.000 lapangan kerja, menurut kementerian pertanian Otoritas Palestina. Nather Tamimi, pemilik lahan lain di daerah desa Deir Nizam dekat Ramallah, mengatakan bahwa hilangnya pohon-pohon itu sangat menyakitkan karena terjadi begitu dekat dengan dimulainya panen. (REUTERS/Ali Sawafta)