Internasional

Siaga Badai Besar, Penerbangan Lumpuh Total-Festival Musik Batal

Redaksi, CNBC Indonesia
Minggu, 27/09/2026 09:00 WIB
Foto: Warga membantu kendaraan yang terjebak salju di Providence, Rhode Island, Sabtu (29/1/2022). (AP Photo/David Goldman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pantai Timur Amerika Serikat (AS) kini dalam bayang-bayang ancaman cuaca ekstrem. Badai kuat jenis nor'easter menerjang wilayah dari Maine hingga Washington, D.C., memaksa pemerintah setempat menetapkan status darurat.

Hal ini melumpuhkan sektor transportasi, hingga membatalkan berbagai acara publik skala besar.


Gubernur New York dan New Jersey secara resmi mendeklarasikan status darurat di wilayah-wilayah yang diprediksi menjadi titik terparah amukan badai, termasuk kawasan padat penduduk New York City.

"Tanggapi badai ini dengan serius," tegas Gubernur New York Kathy Hochul melalui akun X miliknya, memperingatkan warga untuk tidak menganggap remeh ancaman cuaca kali ini, dikutip dari Reuters, Minggu (27/9/2026).

Ancaman nyata badai ini langsung memukul sektor penerbangan dan mobilitas publik. Otoritas Penerbangan Federal AS (Federal Aviation Administration/FAA) memperingatkan bahwa operasional penerbangan di tiga bandara utama kawasan New York City terancam lumpuh total akibat terjangan angin kencang.

Sebagai langkah mitigasi darurat, sejumlah maskapai raksasa seperti American Airlines, JetBlue, dan United Airlines kompak membebaskan biaya perubahan tiket (change fees). Mereka mendesak para penumpang agar segera menunda seluruh jadwal perjalanan di wilayah Timur Laut AS sepanjang akhir pekan ini.

Layanan Cuaca Nasional AS (National Weather Service) mencatat embusan angin kencang berkecepatan hingga 55 mil per jam (88,5 km/jam) berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Pemerintah Kota New York juga telah menyebar peringatan darurat terkait potensi bencana susulan, mulai dari banjir bandang di ruang bawah tanah (basement), pemadaman listrik massal, hingga kekacauan total pada moda transportasi umum.

Perusahaan kereta api nasional, Amtrak, turut mengumumkan potensi gangguan layanan di jalur vital wilayah Timur Laut.

Dampak darurat badai ini turut merembet ke sektor hiburan dan pariwisata. Festival musik terbuka akbar Global Citizen Festival di Central Park, Manhattan, yang dijadwalkan meraup puluhan ribu penonton pada Sabtu ini, terpaksa dibatalkan.

Nasib serupa menimpa rangkaian konser tur Ed Sheeran di dekat Boston, serta sejumlah laga olahraga bergengsi dari Major League Baseball (MLB) yang harus dijadwalkan ulang demi keselamatan publik.

Di tengah situasi darurat yang melumpuhkan sebagian besar aktivitas pesisir timur, rangkaian Sidang Umum PBB di New York tetap berjalan di bawah pengamanan ketat.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric menegaskan bahwa lembaga internasional tersebut tetap siaga menghadapi ancaman cuaca ekstrem. "PBB selalu mampu bertahan dan mengatasi cuaca badai, baik di luar maupun di dalam gedung ini," ujarnya.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Netanyahu Siap Hadir ke Sidang PBB di New York, Trump Buka Suara