Massa Demo OTW Sudirman-Thamrin, Jalanan Kosong Melompong
Jakarta, CNBC Indonesia - Rekayasa lalu lintas sudah diterapkan pihak kepolisian untuk memfasilitasi aksi masa dari kalangan buruh, di sepanjang jalan Sudirman - Thamrin. Rencananya aksi masa ini dihadiri 50.000 pendemo.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam keterangan resminya, berjanji aksi akan berlangsung singkat dan menargetkan aksi selesai sebelum pukul 13.00 WIB. Setelah delegasi menyampaikan aspirasi dan mendapatkan respons dari Istana, massa langsung dibubarkan.
Dia menjamin, massa juga tidak akan masuk ke kawasan Bundaran HI. Alasannya, imbuh dia, untuk mencegah aksi dipolitisasi dan menghindari kesan adanya perlakuan berbeda terhadap kelompok massa lainnya
Dari pantauan CNBC Indonesia, pukul 10.45 WIB lalu lintas sudah mulai terlihat sepi. Polisi yang berjaga di depan gedung UOB Plaza bergerak untuk mengamankan jalan.
Kemudian mereka mulai berbaris menutup jalan, sembari membentangkan spanduk bertuliskan "selamat datang pejuang aspirasi sampaikan pendapat dengan tertib".
Tak hanya dari unsur kepolisian, prajurit TNI pun ikut berjaga disepanjang jalan Thamrin.
Salah satu polisi yang berjaga menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas sudah diterapkan menjelang pergerakan masa dari Simpang Semanggi. Penutupan jalan ini dimulai dari simpang susun Semanggi hingga jalan M.H. Thamrin, depan Gedung Plaza UOB,
"Iya rekayasa sudah mulai diterapkan, masa menuju (ke sini)," Tuturnya.
Diketahui pihak kepolisian juga sudah mengimbau masyarakat untuk menghindari melintasi kawasan Sudirman-Thamrin, Monas, hingga Gedung DPR RI. Jalur alternatif lalin juga sudah disiapkan.
Polda Metro Jaya lewat unggahan di akun Instagram resmi mengimbau masyarakat yang akan melintas di kawasan Jl. Sudirman-Thamrin, Monas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas (lalin).
"Untuk menghindari kepadatan, masyarakat dapat memilih rute alternatif dan menyesuaikan waktu perjalanan. Arus lalu lintas di kawasan tersebut akan diatur secara situasional sesuai kondisi di lapangan dan arahan petugas," tulis @/tmcpoldametro.
"Sobat Lantas, pantau terus informasi lalu lintas sebelum berangkat dan pilih rute perjalanan yang lebih aman dan lancar," tambah Polda Metro Jaya.
Berikut rute alternatif yang disarangkan Polda Metro Jaya mengantisipasi kemacetan efek demo hari ini:
dari Simpang Semanggi:
- Jl. Sudirman - Jl. Benhil - Jl. Pejompongan - Jl. Letjen S. Parman
dari Jl. Gatot Subroto:
- Jl. Gerbang Pemuda - Jl. Patal Senayan - Jl. Tentara Pelajar - Jl. Letjen S. Parman
dari Jakarta Barat:
dari Jakarta Selatan:
dari Jl. Tendean - Jl. HR Rasuna Said - Jl. HOS Cokroaminoto - Tugu Tani - Monas
dari Jakarta Timur:
Jl. Jatinegara - Jl. Kramat Raya - Tugu Tani - Monas.
(dce)