Internasional

Tok: AS-China Perpanjang "Damai" Perang Dagang hingga Januari 2027

sef, CNBC Indonesia
Kamis, 24/09/2026 12:00 WIB
Foto: REUTERS/Jonathan Ernst

Jakarta, CNBC Indonesia -Amerika Serikat (AS) dan China dilaporkan telah sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata "perang dagang" kedua negara hingga 10 Januari 2027. Sebelumnya, gencatan senjata seharusya berakhir November hingga 10 Januari.

Penggumuman diberikan Menteri Keuangan (Menkeu) AS Scott Bessent Rabu waktu setempat. Bessent dan Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng, sempat mengadakan pertemuan tak terjadwal di Washington, akhir pekan lalu.

"Kami akan memperpanjang apa yang kami sebut 'Perjanjian Busan'- perdamaian ekonomi antara kedua negara yang dijadwalkan berakhir pada 10 November- dan akan diperpanjang hingga 10 Januari," kata Bessent dalam sebuah wawancara di Fox News Channel, dikutip Kamis (24/9/2026).


Bessent mengatakan kemungkinan paket ekonomi yang lebih besar akan disepakati pada bulan Januari. Namun ada juga kemungkinan untuk "menghentikan kesepakatan yang ada saat ini" dan memperluasnya lebih lanjut.

"Ada beberapa hasil yang belum sempurna di pihak Tiongkok, jadi kami juga ingin melihat, setelah kami duduk bersama dan menyampaikan ekspektasi kami kepada mereka, apakah dalam beberapa bulan mendatang mereka bisa lebih tegas dalam memberlakukan perjanjian tersebut," katanya.

Pengumuman tersebut dianggap kemenangan besar bagi stabilitas ekonomi di kedua negara. Ini terjadi hanya beberapa menit setelah Presiden China Xi Jinping mendarat di AS untuk memulai kunjungan kenegaraan tiga hari di Paman Sam.

Lebih lanjut, Bessent juga mengindikasikan bahwa mungkin ada pengumuman lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang dari delegasi China. Termasuk perjanjian untuk membeli lebih banyak produk pertanian AS dan potensi kesepakatan di sektor jasa keuangan.

Sejak Minggu, Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer telah mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekan mereka di China untuk meletakkan dasar bagi kunjungan kenegaraan yang diawasi ketat tersebut.

Pada hari Minggu, Bessent dan Greer mengumumkan bahwa AS dan China telah mengusulkan pertukaran peringatan tentang insiden peretasan terkait AI, terutama yang berkaitan dengan keamanan nasional.

"AS dan China juga dapat menyepakati daftar barang yang tarifnya lebih rendah akan diterapkan sebagai bagian dari inisiatif 'Dewan Perdagangan Presiden Donald Trump dengan China," kata Greer kepada wartawan.

"Kami memperkirakan jenis barang yang Anda lihat dalam daftar tersebut adalah barang konsumsi, barang berteknologi rendah yang datang dari pihak Tiongkok," tambahnya.

"Di pihak AS, produk-produk energi, barang-barang pertanian, peralatan medis, dan hal-hal lain yang serupa."

Kunjungan Xi adalah kunjungan kenegaraan pertamanya ke AS dalam lebih dari satu dekade. Berita tentang perpanjangan gencatan senjata perdagangan kemungkinan akan disambut secara luas di Washington dan Beijing, mengingat AS dan China adalah sumber barang penting bagi satu sama lain dan bagi jutaan konsumen serta bisnis kedua negara.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menghadiri sidang Subkomite Alokasi Anggaran Senat untuk Layanan Keuangan dan Pemerintahan Umum mengenai permintaan anggaran Presiden Trump untuk tahun fiskal 2027 di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 22 April 2026. (REUTERS/Annabelle Gordon) 

(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:

Video: AS-Kanada Memanas, Trump Sebut Kanada Manfaatkan AS