7 Photos
Emosi Putin Masih Membara, Drone Rusia Bombardir 'Jantung' Ukraina
Drone Rusia serang pusat Kyiv, Ukraina, menewaskan dua orang dan melukai 25 warga. Asap dan ledakan terlihat di sejumlah titik ibu kota.
Asap membubung di atas Kota Kyiv setelah serangan pesawat nirawak Rusia di tengah konflik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina, Rabu (23/9/2026). Serangan drone tersebut menghantam pusat ibu kota Ukraina pada siang hari, dengan ledakan terdengar di sejumlah wilayah dan kepulan asap terlihat dari beberapa titik. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Dari pusat kota Kyiv memperlihatkan suara dengungan drone, tembakan sistem pertahanan udara, serta kepulan asap besar yang terlihat di cakrawala. (REUTERS/Alina Smutko)
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sedikitnya dua orang tewas dalam serangan tersebut. Selain itu, sebanyak 25 orang mengalami luka-luka, dengan 17 korban di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. (REUTERS/Stringer)
Serangan tersebut terjadi sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan kesiapannya untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan trilateral yang melibatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (REUTERS/Gleb Garanich)
Zelensky berharap Washington dapat mendorong Moskow kembali ke meja perundingan. (REUTERS/Stringer)
Namun, Kremlin menyatakan Zelensky harus datang ke Moskow untuk menghadiri pertemuan tersebut. Usulan itu disebut berasal dari keputusan Rusia dan telah berulang kali ditolak oleh Kyiv, yang menilai pertemuan hanya dapat dilakukan di negara netral. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)