Ekspor RI Satu Pintu Lewat DSI, Bagaimana Nasib LNSW?

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 22/09/2026 11:11 WIB
Foto: Peresmian Kantor Bersama Ekspor di Gedung LNSW dan Soft Launching Aplikasi INSWMobile di ruang layanan Lembaga National Single Window, Kementerian Keuangan, Jalan Rawamangun Nomor 59C, Pramuka Raya, Jakarta Pusat. (CNBC Indonesia/Lidya Kembaren)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Teknologi Informasi LNSW Wawan Ismawandi memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dan Sistem Indonesia National Single Window (SINSW) bersifat saling support, bukan menggantikan.

Wawan mengatakan Lembaga Nasional Single Window (LNSW) tetap menjadi penyelenggara pengintegrasian data ekspor sumber daya alam melalui SINSW dan data usai berdirinya DSI.


Adapun peran LNSW saat ini adalah membantu kebutuhan data bagi DSI dalam proses bisnisnya.

"Sampai saat ini peran LNSW kita pada prinsipnya membantu kebutuhan yang DSI butuhkan untuk proses bisnisnya," terang Wawan kepapda CNBC Indonesia saat ditemui di Kantor LNSW, Rabu (16/9/2026).

Lebih lanjut, Wawan menerangkan peran LNSW penyedia data dasar dalam proses bisnis DSI menganalisis transaksi ekspor yang terjadi.

Dirinya mengatakan LNSW dipilih sebagai mitra penyedia data karena sebagai penyelenggara Sistem Indonesia National Single Window (SINSW), sehingga memiliki data integrasi lengkap yang dihimpun dari berbagai Kementerian/Lembaga.

Wawan menekankan bahwa penggunaan data untuk membantu proses bisnis DSI tersebut juga sudah mengantongi ijin berbagai K/L terkait. Menurut Perjanjian Kerja Sama antara LNSW dan DSI, perbantuan data tersebut hingga tahap pertama selesai, yakni 31 Desember 2026.

"Sehingga data-data yang tidak mereka miliki sampai dengan Desember, ya itu masih kita support. Karena kemarin PKS-nya sampai 31 Desember 2026," tutur Wawan.

Lebih jelasnya saat ini LNSW membantu penyediaan data ke DSI, namun mereka belum terintegrasi seperti K/L yang saat ini sudah tergabung dalam pintu SINSW.

Meskipun demikian, Wawan mengatakan ke depan sangat terbuka untuk DSI terintegrasi dengan SINSW.

"Kemungkinan integrasi data sih ya sangat besar gitu ya, karena kan nanti promise-nya akan banyak. Kalau sekarang sih kita masih support data aja, belum masuk ke dalam real proses bisnisnya sih DSI-nya," imbuhnya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Tambang Ilegal Bikin Negara Kebobolan