Dukung Komunitas Kanker Payudara, Mayapada Hospital Lakukan Hal ini!
Jakarta, CNBC Indonesia - Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), flagship unit rumah sakit di bawah naungan Mayapada Healthcare, bersama Lovepink (Yayasan Daya Dara Indonesia), berkolaborasi untuk memperluas akses anggota komunitas terhadap layanan onkologi yang komprehensif, terintegrasi, dan berstandar internasional.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong dan Vice Chairwoman Lovepink, Anita D. Sulistyowati, disaksikan oleh Chief Operating Officer Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Joyce Rahayu Kusumariyadi, di Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong mengatakan, bagi Mayapada Hospital, cancer care bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi memastikan pasien mendapatkan dukungan yang tepat di setiap tahap perjalanannya.
"Di Oncology Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kami memiliki pendekatan Comprehensive Cancer Care dan komitmen Walks Every Journey with C.A.R.E. (Compassion, Advanced, Responsive, Experts), yang memastikan pasien mendapatkan akses terhadap layanan terintegrasi, teknologi advanced, dan keahlian medis yang dibutuhkan," ungkap dia dikutip dari keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).
"Kolaborasi dengan Lovepink menjadi langkah nyata untuk membawa dukungan tersebut lebih dekat kepada komunitas pejuang dan penyintas kanker payudara, sekaligus mendorong semakin banyak perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan payudara dan tidak menunda pemeriksaan sesuai kebutuhan dan rekomendasi dokter," tambah dia.
Melalui kolaborasi ini, komunitas Lovepink, baik warriors maupun survivors kanker payudara, dapat mengakses layanan komprehensif Oncology Center di MHJS. Termasuk layanan terpadu kanker payudara (Breast Unit) mulai dari skrining dan diagnosis, temuan massa, penanganan keganasan, terapi, hingga pemantauan dan tindak lanjut perawatan.
Layanan ini didukung oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis bedah onkologi, hemato onkologi medik, onkologi radiasi, patologi anatomi, bedah umum, dokter radiologi, serta disiplin terkait, seperti dokter umum dan perawat yang tergabung dalam patient navigator.
Layanan ini juga didukung dengan fasilitas dan alat medis canggih untuk menunjang perawatan, seperti PET-CT Scan, 3D mamografi, 4D USG mammae, laboratorium, radiologi, rawat inap, hingga rehabilitasi medis rawat jalan, yang mendukung perjalanan perawatan kanker payudara secara komprehensif (comprehensive breast cancer care).
Vice Chairwoman Lovepink, Anita D. Sulistyowati, menyambut kolaborasi tersebut. Menurut dia, setiap breast cancer warrior dan survivor memiliki perjalanan yang berbeda dan membutuhkan dukungan yang berbeda pula.
"Karena itu, akses terhadap layanan yang lengkap, terpercaya, dan terintegrasi sangat berarti bagi komunitas. Kami melihat Mayapada Hospital Jakarta Selatan tidak hanya menawarkan teknologi dan layanan medis, tetapi juga menghadirkan semangat untuk benar-benar menemani pasien dalam perjalanan mereka. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi dukungan nyata yang dirasakan oleh semakin banyak anggota komunitas Lovepink," terang dia.
Chief Operating Officer Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Joyce Rahayu Kusumariyadi, menambahkan, saat menghadapi kanker, pasien tidak seharusnya merasa menjalani semuanya sendirian.
"Kami ingin pengalaman pasien menjadi bagian dari kualitas cancer care itu sendiri. Dengan perawatan terkoordinasi (coordination of care) yang selalu berpusat dan melibatkan pasien (patient-centered care), kami berupaya membuat perjalanan pasien lebih jelas, terarah, dan nyaman. Dukungan seperti Patient Navigator juga membantu pasien dan keluarga memahami tahapan perawatan, sehingga mereka dapat menjalani perjalanan tersebut dengan lebih tenang," kata dia.
Di sisi lain, Dokter Martha Iskandar, Sp.PD, KHOM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Kanker dan Kelainan Darah Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan, dalam penanganan kanker, terapi sistemik seperti kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi merupakan bagian penting dari comprehensive cancer care.
"Pemilihan terapi tidak dapat dilakukan secara terpisah, tetapi perlu mempertimbangkan kondisi dan karakteristik kanker setiap pasien melalui evaluasi bersama tim multidisiplin. Dengan kolaborasi antarspesialis, kami dapat menyusun strategi perawatan yang lebih terarah, mulai dari diagnosis, pemilihan terapi, hingga evaluasi respons pengobatan, dengan tetap menempatkan kebutuhan pasien sebagai prioritas," kata dia.
Ketepatan pemeriksaan kanker payudara di setiap tahap menjadi kunci dalam menentukan langkah perawatan. Oncology Center MHJS didukung teknologi pencitraan canggih seperti 4D USG mammae dan 3D mamografi untuk melihat kondisi payudara secara lebih detail, sekaligus memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi pasien.
Ketika ditemukan area yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, biopsi tetap menjadi standar utama untuk memastikan diagnosis kanker payudara. Salah satu teknik biopsi yang paling canggih saat ini dan bisa dilakukan di MHJS adalah Vacuum-Assisted Breast Biopsy (VABB), di mana pengambilan sampel jaringan dilakukan secara minimal invasif (minim sayatan) tanpa operasi terbuka.
Setelah diagnosis terkonfirmasi, pada kondisi tertentu, pemeriksaan PET-CT dapat memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai aktivitas penyakit dan kemungkinan penyebarannya, sehingga membantu dokter memperoleh informasi yang lebih akurat untuk menentukan strategi perawatan yang tepat dan terarah.
Pengalaman perawatan kanker yang komprehensif di MHJS turut dirasakan oleh salah satu breast cancer survivor dari komunitas Lovepink, Ferita Deasy. Ia didiagnosis kanker payudara tipe triple positive dan telah menjalani serangkaian pengobatan, mulai dari mastektomi, pengangkatan ovarium, radiasi, kemoterapi, hingga targeted therapy.
Dalam perjalanannya, Ferita merasa mendapatkan dukungan yang tepat dari tim dokter multidisiplin di MHJS, termasuk dr. Martha Iskandar.
"Saya merasakan tim dokter bersinergi bersama dan memberikan penjelasan yang cukup detail kepada saya, sehingga kami bisa memutuskan tindakan terbaik yang akan saya jalani. Saat ini saya sudah sehat, bugar, dan dapat kembali bekerja," ungkap Ferita.
Anggota Lovepink lainnya, Michaela Primastuti, juga membagikan pengalamannya setelah menjalani pemeriksaan PET-CT Scan di MHJS.
"Sebelum pemeriksaan, tentu ada rasa takut dan banyak pertanyaan. Namun, ketika prosesnya dijelaskan dengan baik dan terarah, saya merasa lebih tenang. Ada ruangan persiapan khusus sebelum pemeriksaan dengan suasana yang nyaman dan menenangkan, sehingga saya merasa lebih aman dan siap. Pemeriksaannya juga berlangsung cepat dan nyaman, sehingga saya bisa menjalaninya tanpa perlu khawatir," ungkap dia.
Untuk mendukung kebutuhan pemeriksaan yang lebih canggih dalam mengevaluasi penyebaran penyakit dan respons terhadap terapi, MHJS memiliki layanan PET-CT Scan di Poli Kedokteran Nuklir dengan keunggulan hasil pencitraan yang lebih tajam, paparan radiasi yang lebih rendah, dan waktu pemeriksaan yang lebih cepat, serta didukung fasilitas Radioactive Isolation Room (RIR), yang dilengkapi sistem keamanan radiasi dan jendela alami, sehingga pasien dapat menjalani terapi nuklir dengan aman dan nyaman.
Layanan ini terintegrasi dengan Oncology Center MHJS dalam penanganan tumor dan kanker, didukung kolaborasi multidisiplin melalui Tumor Board untuk menyusun rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi pasien, serta pendampingan Patient Navigator yang terdiri dari dokter dan perawat untuk membantu memastikan alur perawatan yang lebih terarah sepanjang proses pengobatan.
Sebagai bagian dari kolaborasi, komunitas Lovepink memperoleh harga khusus layanan PET-CT Scan sebesar Rp10.000.000, dan diskon 15% untuk layanan rawat inap, laboratorium, radiologi rawat jalan, serta rehabilitasi medis rawat jalan. Selain itu, tersedia harga khusus pemeriksaan mamografi, yaitu Rp350.000 untuk 2D mamografi dan Rp799.000 untuk 3D mamografi, sehingga pasien dapat menikmati harga yang lebih hemat hingga 48%.
(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]