Pasukan Rusia menyerang sebuah pusat evakuasi warga sipil di Kramatorsk hingga terbakar.
Seorang petugas polisi berjalan di lokasi sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Rusia di kota garis depan Kramatorsk, Ukraina, Minggu (20/9/2026). (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Pasukan Rusia menyerang sebuah pusat evakuasi warga sipil di Kramatorsk hingga menyebabkan fasilitas tersebut terbakar hebat. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Serangan tersebut terjadi saat pengungsi dari wilayah garis depan bersiap untuk menuju daerah yang lebih aman dan warga sipil yang melarikan diri dari pertempuran di wilayah Donetsk yang menjadi pusat evakuasi dan menempati bekas gedung tempat penitipan anak dan berfungsi sebagai titik transit itu dilalap api. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Seorang pengungsi dari kota garis depan Druzhkivka mengatakan bahwa ia dan warga lainnya baru saja tiba beberapa jam sebelumnya dan terkena serpihan saat serangan terjadi. Belum ada pernyataan resmi terkait serangan tersebut. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Oksana Reva, seorang pekerja di fasilitas tersebut, mengatakan bahwa tempat itu digunakan untuk menampung para pengungsi dan memindahkan mereka ke tujuan selanjutnya, seperti Lozova di wilayah tetangga Kharkiv dan lokasi lainnya. (REUTERS/Anatolii Stepanov)