ESDM Buka Lelang 8 Blok Migas Baru, Ini Daftarnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan Lelang Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Tahap II Tahun 2026 untuk 8 Wilayah Kerja Migas.
Ke-8 WK Migas itu diantaranya:
Penawaran Langsung:
- Jago - Luas 8.487,61 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery - Bonus Tanda Tangan Minimum: US$ 200.000
- Mahesa - Luas 9.145,66 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery - Bonus Tanda Tangan Minimum: US$ 200.000
- Rafflesia - Luas 9.027,74 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery - Bonus Tanda Tangan Minimum: US$ 200.000
- Belibis - Luas 4.860,47 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery - Bonus Tanda Tangan Minimum: US$ 200.000
- Talu - Luas 4.676,26 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery atau Gross Split - Bonus Tanda Tangan Minimum: US$ 200.000
- Manta - Luas 8.498,81 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery - Bonus Tanda Tangan Minimum: US$ 200.000
- Palu - Luas 7.912,78 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery - Bonus Tanda Tangan Minimum: US$ 200.000
Lelang Reguler:
- Leti Selatan - Luas 11.226,09 km² - Skema Kontrak: Cost Recovery atau Gross Split - Bonus Tanda Tangan Minimum: USD 200.000
"Penawaran Wilayah Kerja tersebut sekaligus mencerminkan upaya Pemerintah untuk terus membuka peluang eksplorasi dan mengoptimalkan potensi Minyak dan Gas Bumi nasional dalam mendukung kebutuhan energi di masa mendatang," terang Kementerian ESDM dalam website resminya, Jumat (18/9/2026).
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian ESDM mengklaim akan melakukan penyempurnaan kebijakan dan pengelolaan usaha hulu Minyak dan Gas Bumi untuk menciptakan iklim investasi yang kompetitif dan memberikan kepastian bagi Kontraktor.,
Adapun berbagai penyempurnaan yang telah dilakukan antara lain peningkatan porsi bagi hasil bagi Kontraktor, pemberian 10% FTP, penetapan nilai minimum Signature Bonus berdasarkan risiko, fleksibilitas dalam memilih skema kontrak baik Cost Recovery maupun Gross Split, 100% harga DMO, tidak adanya kewajiban relinquishment dalam tiga tahun pertama masa komitmen, serta kemudahan dalam mengakses data melalui keanggotaan di Migas Data Repository.
"Kontraktor juga dapat memperoleh fasilitas perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengajukan insentif apabila terdapat kendala keekonomian dalam pengembangan Wilayah Kerja. Berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah untuk menciptakan iklim investasi hulu Minyak dan Gas Bumi yang semakin kompetitif, sekaligus memberikan ruang bagi Kontraktor untuk mengoptimalkan pengembangan Wilayah Kerja yang dikelola," ungkapnya.
Adapun bagi Badan Usaha dan/atau Bentuk Usaha Tetap yang berminat mengikuti Penawaran Lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Tahap II Tahun 2026, proses Lelang akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal sebagai berikut:
Jadwal dari Lelang Penawaran Langsung untuk Wilayah Kerja Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, Palu adalah sebagai berikut:
a. Akses Bid Document: 17 September 2026 s.d. 31 Oktober 2026
b. Batas akhir waktu pemasukan Dokumen Partisipasi: 2 November 2026
Dan Jadwal Lelang Reguler pada Wilayah Kerja Leti Selatan adalah sebagai berikut:
a. Akses Bid Document: 17 September 2026 s.d. 14 Januari 2027
b. Batas akhir waktu pemasukan Dokumen Partisipasi: 14 Januari 2027
Badan Usaha dan/atau Bentuk Usaha Tetap yang berminat dapat melakukan registrasi dan mengakses Bid Document melalui laman lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
(pgr/pgr)