Internasional

Penumpang Buka Seluruh Baju & Telanjang di Pesawat, Buat tak Senonoh

sef, CNBC Indonesia
Kamis, 17/09/2026 17:05 WIB
Foto: American Airlines (Tangkapan Layar Video Reuters/ITALIAN DEFENCE MINISTRY

Jakarta, CNBC Indonesia - Penerbangan American Airlines dari Baltimore menuju Miami, Amerika Serikat (AS), mengalami gangguan. Hal ini terjadi setelah seorang penumpang dilaporkan membuat keributan dengan membuka seluruh pakaiannya di dalam pesawat terbang.

Insiden itu terjadi di penerbangan American Airlines AA1779 yang berangkat dari Baltimore/Washington International Thurgood Marshall Airport menuju Miami International Airport 11 September lalu. Mengutip catatan Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS), AIRLIVE.net. penumpang perempuan yang duduk di baris kesembilan tersebut telanjang dan melakukan tindakan seksual terhadap dirinya sendiri di hadapan para penumpang.


Mengutip USA Today, American Airlines mengonfirmasi bahwa penumpang tersebut kemudian dikeluarkan dari pesawat. "Individu tersebut telah dikeluarkan dari pesawat," kata American Airlines dalam pernyataannya.

Maskapai menyatakan keselamatan dan keamanan penumpang serta awak kabin menjadi prioritas utama. American Airlines juga meminta maaf kepada penumpang lain atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Kantor Sheriff Miami-Dade mengatakan petugas mereka merespons pesawat tersebut setelah menerima laporan mengenai gangguan di dalam kabin. Aparat penegak hukum langsung datang setibanya pesawat di Miami.

"Investigasi awal mengungkapkan bahwa gangguan terjadi selama penerbangan, yang kemudian mendorong MDSO untuk menghubungi FBI," kata pihak kepolisian.

Federal Bureau of Investigation (FBI) selanjutnya mengambil alih penyelidikan. Insiden tersebut bahkan berujung pada keterlibatan. Namun belum ada komentar langsung dari lembaga itu.

Insiden penumpang mengganggu penerbangan menjadi perhatian otoritas penerbangan AS. Federal Aviation Administration (FAA) mencatat sekitar 1.200 laporan mengenai penumpang yang berulah sepanjang 2026 hingga 5 September.

Meski demikian, jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan tahun 2025 dan 2024. Di 2025 ada 1.621 laporan sedangkan di 2024 ada 2.096 laporan.


(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Geger! Israel Pasang Gerbang untuk Mengisolasi Warga Palestina